Text
Perbedaan konsentrasi ekstrak daun jambu biji (psidium guajara L.) terhadap mortalitas Larva Aedes Aegypti tahun 2014
ABSTRAK
Kementerian Kesehtan RI
Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
Program Studi DIII Jurusan Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juni 2014
Tatik Ocktavia
PERBEDAAN KONSENTRASI EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L.)TERHADAP MORTALITAS LARVA Aedes aegyptiTAHUN 2014.
x + 40 halaman + 12 tabel + 3 Lampiran
Penyakit demam berdarah dengue adalah penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk yang membawa virus Dengue.Upaya pengendalian menggunakan bahan kimia saja tidaklah efektif karena insektisida yang digunakan harus diganti secara periodik untuk menghindari kekebalan (resistensi) sehingga perlu adanya pengembangan insektisida baru yang tidak menimbulkan bahaya dan lebih ramah lingkungan salah satunya dengan bahan alami yaitu daun jambu biji.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian Eksperimen untuk mengetahui perbedaan konsentrasi ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava L.) terhadap mortalitas larva Aedes aegypi. Dalam penelitian ini menggunakan larva Aedes aegypti sebagai sampel dengan 5 kali replikasi. Konsentrasi yang digunakan adalah 10%, 15%, 20%, 25% dan 30%. Analisis dengan One-way ANOVA.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kelima kelompok konsentrasi. Terlihat bahwa nilai probabilitas 0,000 yaitu kurang dari 0,05. Rata-rata mortalitas tertinggi larva Aedes aegypti setelah diberi perlakuan dengan ekstrak daun jambu biji selama 12 jam adalah konsentrasi ekstrak sebesar 30% dengan mortalitas larva sebesar 98%. Sedangkan mortalitas terendah dengan konsentrasi ekstrak sebesar 10% dengan mortalitas larva sebesar 46%. Dari berbagai konsentrasi yang digunakan dalam penelitian yaitu 10%, 15%, 20%, 25% dan 30% konentrasi yang efektif adalah 15%.
Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi konsentrasi ekstrak daun jambu biji yang diuji cobakan pada larva Aedes aegypti, maka tingkat mortalitas larva juga semakin tinggi.Hal ini dikarenakan ekstrak daun jambu biji mengandung senyawa seperti alkaloid, flavanoid dan tanin yang bersifat toksik terhadap larva Aedes aegypti. Untuk itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut agar ekstrak daun jambu biji ini dapat diaplikasikan sebagai larvasida di masyarakat.
Daftar Bacaan : 13 Buku (1989-2011)
Klasifikasi : -
Tidak tersedia versi lain