Text
Kualitas cincau hitam ditinjau darei aspek fisik, kimia dan mikrobiologi di pasar Wage Kabupaten Nganjuk tahun 2014
ABSTRAK
Kementerian Kesehatan RI
Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
Program Studi D-III Jurusan Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, Juni 2014
Muji Suryati
KUALITAS CINCAU HITAM DITINJAU DARI ASPEK FISIK, KIMIA, DAN MIKROBIOLOGI DI PASAR WAGE, KABUPATEN NGANJUK
(x + 59 Halaman + 9 Tabel + 1 Gambar + 7 Lampiran)
Cincau hitam merupakan salah satu olahan makanan jajanan tradisional Indonesia yang sampai saat ini masih banyak dikonsumsi oleh masyarakat sebagai bahan campuran dalam es. Cincau banyak dijual di pasar-pasar tradisional, sebagaimana diketahui kondisi pasar tradisional di Indonesia umumnya masih jauh dari kata sehat. Kondisi ini memungkinkan terjadinya pencemaran atau kontaminasi pada cincau hitam yang dijual, baik oleh organisme, benda fisik, maupun bahan kimia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas cincau hitam yang dijual di Pasar Wage, Kabupaten Nganjuk dari aspek fisik, kimia, dan mikrobiologi.
Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif, untuk menggambarkan kualitas cincau hitam yang dijual di Pasar Wage Nganjuk dari aspek fisik (bau, kenampakan, rasa, tekstur) melalui uji deskriptif, uji hedonik, dan uji skor, serta aspek kimia (formalin dan boraks) dan mikrobiologi (Angka Lempeng Total/ALT dan MPN Coliform) melalui pemeriksaan laboratorium. Metode pengumpulan data dengan observasi dan wawancara. Populasi dalam penelitian ini seluruh cincau yang dijual oleh 3 pedagang. Besar sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sebanyak 3 sampel dengan pengulangan sebanyak 3 kali sehingga sampel keseluruhan sebanyak 9 sampel. Data yang diperoleh selanjutnya dimasukkan dalam tabel untuk kemudian dianalisis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas fisik seluruh sampel tidak memenuhi syarat. Pemeriksaan kualitas kimia semua sampel memenuhi syarat karena negatif formalin dan boraks. Kualitas mikrobiologi ALT (Angka Lempeng Total) tidak melebihi baku mutu, yaitu sampel 1 sebesar 2.680 kol/gr, sampel 2 sebesar 320 kol/gr, sampel 3 sebesar 2.483 kol/gr. Sedangkan MPN Coliform tidak memenuhi syarat karena melebihi baku mutu, yaitu sampel 1 sebesar 240 kol/gr, sampel 2 sebesar 27 kol/gr, dan sampel 3 sebesar 240 kol/gr.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sampel cincau hitam yang dijual di Pasar Wage Nganjuk Tahun 2014 termasuk dalam kategori tidak layak konsumsi karena secara fisik dan mikrobiologi tidak memenuhi syarat. Untuk itu disarankan kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dan selektif dalam membeli makanan, khususnya cincau hitam. Perlu penyelenggaraan program penyehatan dan pengawasan makanan dan benar-benar diterapkan agar tidak merugikan masyarakat sebagai konsumen.
Daftar Bacaan : 32 Buku (1993-2013)
Kalsifikasi : -
Kata Kunci : Cincau Hitam, Kualitas Fisik, Kimia Dan Mikrobiologi
Tidak tersedia versi lain