Text
Perbedaan aktifitas kunyit dan bawang putih sebagai bahan pengawet terhadap jumlah angka kuman dan kualitas organoleptik pada tahu
ABSTRAK
Kementerian Kesehatan RI
Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
Program Studi D-III Jurusan Kesehatan Lingkungan
Karya Tulis Ilmiah, 30 Juni 2014
Elsya Kurniawati
PERBEDAAN EFEKTIVITAS KUNYIT DAN BAWANG PUTIH SEBAGAI BAHAN PENGAWET TERHADAP JUMLAH ANGKA KUMAN DAN KUALITAS ORGANOLEPTIK PADA TAHU
xi + 69 Halaman + 23 Tabel + 5 Lampiran
Tahu merupakan salah satu sumber protein nabati yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat karena harganya yang terjangkau. Tahu mengandung semua asam amino esensial yang dikandung daging, meskipun dalam jumlah yang lebih sedikit. Namun, tahu memiliki kelemahan yaitu kandungan air yang tinggi sehingga mudah rusak bila tidak dikelola dengan baik. Tahu mudah membusuk jika disimpan di suhu ruangan (25 derajat celcius) selama 24 jam. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan jumlah angka kuman dan kualitas organoleptik pada tahu yang diawetkan dengan kunyit dan bawang putih.
Jenis penelitian ini adalah jenis Pra Eksperimen dengan desain penelitian adalah One Group Pretest-Postest. Populasi dalam penelitian ini adalah tahu yang pada umumnya dikonsumsi oleh masyarakat yang memiliki kriteria berwarna putih, tidak rusak, segar/baru dan baru matang, teknik pengambilan sampel yaitu random sample dan besar sampel sebanyak 18 tahu putih. Analisis menggunakan uji statistik Two Way Anova.
Tahu sebelum disimpan hasil uji organoleptiknya mendapatkan nilai 8 termasuk kategori memenuhi syarat, didukung hasil pemeriksaan jumlah angka kuman 4000 kol/gram termasuk kategori memenuhi syarat, tahu setelah disimpan 3 hari jumlah angka kuman rata-rata 2.666.667 kol/gr termasuk kategori tidak memenuhi syarat. Tahu dengan larutan kunyit 1,4% dan 1,6% dan bawang putih 4% dan 5% hasil uji kualitas organoleptik dan pemeriksaan jumlah angka kuman termasuk kategori memenuhi syarat. Ada keterkaitan antara hasil uji kualitas organoleptik dengan hasil pemeriksaan jumlah angka kuman. Hasil uji statistik didapatkan hasil tidak ada perbedaan antara larutan kunyit dan bawang putih sebagai bahan pengawet terhadap jumlah angka kuman pada tahu.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah berdasarkan uji statistik tidak ada perbedaan jumlah angka kuman pada tahu antar perlakuan baik dengan pengawet kunyit maupun bawang putih. Namun, ada perbedaan antara tahu tanpa pengawet (kontrol) dengan tahu dengan pengawet kunyit maupun bawang putih. Oleh karena itu masyarakat harus lebih pandai dan berhati-hati dalam memilih bahan makanan khususnya tahu.
Daftar Bacaan : 9 Buku + 3 Jurnal ( 2000 - 2013)
Klasifikasi : -
Kata Kunci : Tahu, Kunyit, Bawang Putih, Kualitas Fisik, Angka Kuman
Tidak tersedia versi lain