Text
Hubungan perilaku masyarakat dengan kejadian penyakit malaria di wilayah kerja Puskesmas Tegalombo Kab.Pacitan tahun 2013
Desa Ngreco da Desa Kemuning berdasarkan data penyakit yangdiperoleh dari Puskesmas Tegalombo terlihat penyakit Malaria yang masih tinggi, hal ini menunjukkan bahwa di wilayah kerja Puskesmas Tegalombo kasus penyakit malaria masih tinggi. Jumlah kasus penyakit malaria di dua desa ini diambil data tahun 2012 sebanyak 35 kasus. Agen yang berperan terhadap timbulnya kejadian penyakit malaria yaitu dari perilaku masyarakat yang terdiri dari pengetahuaan , sikap dan tindakan. Menilai perilaku ( pengatahuan , sikap dan tindakan ) dan menganalisa hubungan perilaku masyarakat dengan kejadian malaria.
Jenis penelitian ini termasuk penelitian analitik observasional dengan desai penelitian yang digunakan adalah case control. Populasi semua kasus malaria di wilayah kerja Puskesmas Tegalombo, sampel yairtu total sampling sebanyak 35 kasus dan 35 kontrol.
Perilaku masysrakat meruakan penyebab kejadian malaria di wilayah kerja puskesmas Tegalombo tahun 2013 dengan hitungan statistik program SPSS versi 17 hasil analisa menunjukkan yaitu tingkat pengetahuaan (p-value = 0,015) tingkat sikap (p-value = 0,017), tingkat tindakan (p-value = 0,024) dan tingkat perilaku (p-value = 0,031).
Dinas Kesehatan Kabupatejn Pacirtan lebih mengintensifkan kegiatan pemeriksaan jentik secara berkala di lingkungan sekitar kejadian malaria, sehingga dapat dijadikan sebagai monitoring untuk kedepannya dan mengoptimalkan program penyuluhan setiap wilayah kerja puskesmas di Kabupaten Pacitan sehingga mengurangi atau menghindari kejadian malaria. Bagi penderita malaria seharusnya lebih menjaga kesehatan lingkungan disekitar rumah, lebih mengintensifkan program 3M plus di rummahnya sehingga dapat mencegah kejadian penyakit malaria, serta perlu dilakukan perilaku yang baik sehingga dapat mencegah terjadinya penyakit malaria. Kata kunci : Malaria, perilaku, masyarakat, wilayah kerja Puskesmas
Tidak tersedia versi lain