Text
Hubungan antra implementasi 5 pilar STBM dengan kejadian diare pada Balita di wilayah kerja Puskesmas Panean Kec.Panekan Kab.Magetan tahun 2013
Puskesmas Panekan memiliki persentase sebesar 5,9% dalam menjalankan program Nasional STBM ( Sanitasi total Berbasis Masyarakat) dengan penderita diare tertinggi balita dari puskesmas lainnya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antra implementasi 5 pilar STBM dengan kajadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Panekan.
Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain penelitian pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan secara observasi, wawncara, pengumpulan data sekunder dan penilaian penerapan aspek aspek setiap pilar STBM. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 595 balita diperoleh sampling area 2. Desa dengan sampel sebanyak 237 balita. Pengambilan sampel diulakukan metode Proportionate random sampling. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara deskriptif dan analirtik menggunakan uji Chi Squre pada program SPSS versi 16.
Hasil analisa hubungan antara penerapan daro 5 pilar STBM dengan kajadian diare pada balita di Desa Banjarejo dan Desa Panekan menunjukkan bahwa pilar 1 yaitu STOP BABS memiliki hubungan dengan p-value 0,027, pilar 2 yaitu cuci tangan pake sabun memiliki hubungan dengan p-value 0,000, pilar 3 yaitu pengolahan makanan dan ir minum RT dengan baik dan aman memiliki hubungan dengan p-value 0,027, pilar 4 yaitu pengolahan limbah cair rumah tangga memiliki hubungan dengan p-value 0,000, sedangkan pilar 5 yaitu pengelolaan sampah tidak memiliki hubungan dengan p-value 0,782.
Untuk itu disarankan perlu adanya pemicuan dan penyuluhan tentang program STBM secara berkala dengan metode metode yang telah ditetapkan di dalam keputusan Menteri Kesehatan RI no. 852/Mnekes/SK/IX/2008 yaitu pelaksanaan pemicuan dengan melibatkan seluruh lapisan masyrakat dan tenaga kesehjatan hanya sebagai fasilitator saja. Pendekatan advokasi untuk masyarakat yang akan menuju desa ODF dan Desa STBM di wilayah Kerja Puskesmas Panekan serta harus ada peninjauan secara berkala darui pihak Dinas KEsehatan untuk tercapainya implementasi program STBM. Kata Kunci: STBM, Diare, 5 pilar STBM, Pemicuan
Tidak tersedia versi lain