Text
Desain saringan pasir untuk menurunkan kandungan zat organik, kekeruhan, Fe dan Mn pada air di Dsn.Ngrancang Ds.Dadapan Kec.Kendal Kab.Ngawi tahun 2013
Penggunaan air yang tidak memenuhi standart kesehatan akan menimbulkan dampak buruk. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui penurunan parameter kimia yaitu kadar zat organik, kekeruhan, Fe dan Mn pada kolam penampungan air sungai di Dusun Ngrancang Desa Dadapan Kecamatan KEndal Kabupaten Ngawi setelah melalui saringan pasir.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif menggunakan analisa tabel untuk mengetahui penurunan kadar zat organik, kekeruhan, Fe dan Mn antar sebelum dan sesudah melalui saringan pasir kenudian dibandingkan dengan baku mutu air bersih yaitu Permenkes RI nomor 416/MENKES/PER/IX/1990. Dengan membandingkan hasil pemeriksaan laboratorium antara sebelum dan setelah melalui saringan pasir diketahui apakah ada penurunan pada kadar zat organik, kekeruhan, Fe dan Mn... Selain itu bisa diketahui apakah penurunan tersebut sudah memnuhi standart yang berlaku atau belum apabila digunakan oleh masyarakat.
Dari penelitian ini didapatkan hasil itu yaitu untuk zat organik rat-rat turun menjadi 6,9 mg/l (40,2%), kekeruhan rata rata turun menjadi 4,8 skala NTU (81,7%), Fe rata rat turun menjadi 0,461 mg/l (54,7%) dan Mn rata rat turun menjadi 0,25 (58,6%). Hasil rata rat penurunan tersebut jika dibandingkan dengan baku mutu air bersih yaitu Permenkes RI nomor 416/MENKES/PER/IX/1990 sudah memnuhi syarat dan layak dimanfaatkan untuk masyarakat.
Berdasarkan penjelasan di atas peneliti menyarankan untuk pihak Puskesmas atau Dinas Kesehatan setempat sebaiknya mengadakan penyuluhan kepada masyarakat berkaitan dengan penggunaan air bersih agar sadar dan tidak memanfaatkan air semabrangan. Kata kunci : Saringan pasir, zat organik, kekeruhan, Fe, Mn.
Tidak tersedia versi lain