Text
Studi tentang sanitasi air kolam renang ditinjau dari keberadaan Algae (ganggang) di Kolam renang
Pengawasan sanitasi kolam renang harus dilakukan secara teratur, jika tidak akan menjadi sumber penyakit, penyebab kecelakaan dan mengurangi nilai estetika kolam renang. Salah satunya yaitu keberadaan jasad algae(ganggang). Tujuan penelitian ini adalah mengidebtifikasi dan mengetahui jumlah jenis algae (ganggang) dengan mikroskopis, memrikasa dan menganalisa kandungan NPK (Nitrogen, Phospos, Kalium) pada sumber air kolam renang dan air kolam renang "Banyu Biru" Kabupaten Magetan tahun 2013.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. PEngumpulan data dilakukan dengan pengamatan, wawancara, pengumpulan data sekunder dan pemeriksaan laboratoium. Pengambilan sampel dilakukan secara integrated sampel (sampel dengan gabungan tempat). Pengolahan data dengan editing, tabulasi, rekapitulasi dan kompilasi data. Setelah itu hasil laboratorium dianalisa dengan analisa deskriptif.
HAsil penelitian menunjukkan jenis algae (ganggang) yang ditemukan yaitu Ankistrodesmus sp dan Botryococcus. Sehingga jumlah jenis algae (gangang) yang ditemukan 2 jenis. Hasil pemerikasaan kandungan NPK pada sumber air kolam renang menunjukkkan unsur N 7,361 mg/l, unsur P 0,463 mg/l, unsur K 0,552 mg/l. Hal tersebut membuktikan bahwa ada nutrisi untuk pertumbuhan algae (ganggang). Analisis dari hasil NPK dapat diketahui bahwa terjadinya penuruanan karena aerasi pada saat proses pengolahan air sebelum masuk ke kolam renang.
Untuk itu disarankan perlu pemasangan cassing pada sumur bor pada kedalamam 20 meter tanpa menggunakan saringan pasir , perlu dilakukan pengurasan dan pembersihan kolam renang secara rutin dan terjadwal, perlu dilakukan pemilihan bahan desinfektan yang tepat untuk mencegah tumbuhnya algae (ganggang) pada air kolam renang karena algae (ganggang) dapat menimbulkan gangguan estetika.
Kata Kunci : Sanitasi kolam renang, Kandungan NPK, keberadan algae (ganggang).
Tidak tersedia versi lain