Text
Studi tentang perilaku pedagang dan petugas kebersihan dalam upaya pengelolaan sampah di pasar Kesamben Kabupaten Blitar tahun 2013
Pasar Kesamben Kabupaten Blitar memiliki problem berkaitan dengan sampah pasar. Keadaan pasar Kesamben yang masih kurang kebersihannya mungkin salah satunya ditimbulkan akibat perilaku dari pedagang dan petugas kebersihan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai perilaku (pengetahua, sikap, dan tindakan) pedagang dan petugas kebersihan dalam upaya pengelolaan sampah serta menilai pengelolaan sampah di Pasar Kesamben Kabupaten Blitar.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dan observasi. Sampel yang diambil sebanyak 291 pedagang dan 2 orang petugas kebersihan, kemudian dianalisa dengan analisa tabel.
Hasil penelitian terhadap perilaku pedagang dan petugas kebersihan dalam upaya pengelolaan sampah di pasar Kesamben Kabupaten Blitar tahun 2013 meliputi tingkat pengetahuan pedagang sebagian besar adalah baik yaitu 190 orang (65,29%), sedangkan tingkat pengetahuan petugas kebersihan semuanya cukup yaitu 100%. Tingkat sikap pedagang sebagaian besar adalah cukup yaitu 149 orang (51,20%), sedangkan tingkat sikap petugas kebersihan cukup dan kurang yaitu masing masing 50%. Tingkat tindakan pedagang sebagian besar adalah cukup yaitu 268 orang (92,10%) sedangkan tingkat tindakan petugas kebersihan adalah kurang (100%). Tingkat perilaku pedagang dalam upaya pengelolaan sampah di Pasar Kesamben sebagian besar adalah cukup (92,10%), sedangkan untuk tingkat perilaku petugas kebersihan adalah cukup (100%). Untuk penilaian pengelolaan sampah di Pasar Kesamben adalah cukup (40%).
Pada responden pedagang diketahui bahwa responden memiliki pengetahuan yang baik, sikap dan tindakan dalam kategori cukup. Pada responden petugas kebersihan diketahui bahwa responden memiliki pengtahuan cukup, sikap yang sama antara cukup dan kurang, tindakan yang kurang. Hal ini terjadio karena perilaku yang baik tidak hanya ditentukan oleh pengetahuan yang baik saja akan tetapi ada faktor lain yang berpengaruh terhadap perilaku seseorang.
Untuk itu disarankan anatara lain perlu penggalakaan penyuluhan pengelolaan sampah, peningkatan fasilitas yang lebih memadai, mewajibkan kepada setiap pedagang untuk memiliki tempat sampah dan perlu adanya management pengelolaan sampah.
Kata kunci : -
Tidak tersedia versi lain