Text
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN TERAPI HEMODIALISA PADA PASIEN GGK
ABSTRAK
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN TERAPI HEMODIALISA PADA PASIEN GGK
Oleh : Vina Amru Millatie
Ketidakpatuhan terhadap pengobatan sering terjadi pada penderita penyakit kronis yang membutuhkan pengobatan jangka panjang termasuk penderita GGK. Kepatuhan pada pasien GGK sangat diperlukan dalam menjalani terapi hemodialisa, walaupun terapi ini tidak dapat menyembuhkan tetapi jika dijalani secara rutin, dapat menyaring zat-zat berbahaya dari tubuh, tingkat pendidikan dan dukungan keluarga merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan. Hingga saat ini masih banyak pasien GGK yang tidak rutin / patuh dalam menjalani terapi hemodialisa. Tujuan penelitian adalah diketahuinya hubungan tingkat pendidikan dan dukungan keluarga pada pasien GGK dengan kepatuhan terapi hemodialisa.
Desain Penelitian yang digunakan adalah analitik. Populasi dalam penelitian adalah Semua pasien GGK diruang hemodialisa RSUD Dr. R. Koesma Tuban yang berjumlah 41 pasien, sampel 37 pasien menggunakan teknik Probability Sampling dengan jenis simple random sampling dengan menggunakan uji chi square. Cara pengambilan data menggunakan kuesioner yang kemudian dianalisa dengan prosentase, kemudian ditabulasi silang.
Hasil penelitian diketahui bahwa: 1). Tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan pada pasien GGK dengan kepatuhan terapi hemodialisa dengan Hasil uji Chi Square didapatkan ρ = 0,3 dengan ρ > 0,05. 2). Ada hubungan antara dukungan keluarga pada pasien GGK dengan kepatuhan terapi hemodialisa dengan hasil uji Chi Square didapatkan ρ = 0,00 dengan ρ < 0,05 dengan jumlah responden 37 pasien.
Dukungan keluarga sangat dibutuhkan pada pasien GGK dalam menjalani terapi sehingga semakin patuh terhadap anjuran dokter atau tenaga kesehatan.
Kata Kunci : Tingkat Pendidikan, Dukungan Keluarga, GGK , Kepatuhan Terapi Hemodialisa
Tidak tersedia versi lain