Text
Asuhan Keperawatan Stroke Dengan Hambatan Mobilitas Fisik Pada Lanjut Usia Di Desa Kembangbilo Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban
ABSTRAK
ASUHAN KEPERAWATAN STROKE DENGAN HAMBATAN MOBILITAS FISIK PADA LANJUT USIA DI DESA KEMBANGBILO KECAMATAN TUBAN KABUPATEN TUBAN
Oleh :
Siti Kholishotul Ilmiah
Menjadi tua adalah suatu keadaan yang terjadi di dalam kehidupan manusia( Nugroho, 2008).Masalah yang lazim muncul pada lanjut usia yang menderita stroke antara lain, hambatan mobilitas fisik (Muttaqin 2011). Data yang diperoleh dari Polindes Kembangbilo pada tahun 2014 terdapat 6 lanjut usia yang menderita stroke, pada tahun 2015 terdapat 7 lanjut usia yang menderita stroke. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui asuhan keperawatan klien stroke dengan hambatan mobilitas fisik pada lanjut usia di Desa Kembangbilo Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif dalam bentuk studi kasus untuk mengeksplorasi masalah asuhan keperawatan klien stroke dengan hambatan mobilitas fisik pada lanjut usia.Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Adapun subyek penelitian yang akan diteliti berjumlah dua kasus dengan masalah keperawatan hambatan mobilitas fisik pada lansia yang mengalami stroke di desa Kembangbilo KecamatanTuban Kabupaten Tuban
Dari hasil penelitian terdapat diagnosis keperawatan yang sama yaitu hambatan mobilitas fisik berhubungan dengan hemiparese, kelemahan neuromuskular.
Semakin besar hambatan mobilitas fisik semakin besar pula kemungkinan timbul masalah fisiologis. Sehingga, dengan pemberian asuhan keperawatan klien stroke dengan hambatan mobilitas fisik pada lanjut usia diharapkan tidak terjadi penurunan kondisi fisiologis yang mencakup penurunan tentang gerak sendi kekuatan dan ketahanan otot, gangguan kardiovaskuler, keseimbangan metabolik,
Ulkus iskemik, penurunan fungsi perkemihan, penurunan fungsi perkemihan, penurunan fungsi pencernaan, dan gangguan pernapasan.
ABSTRAK
ASUHAN KEPERAWATAN STROKE DENGAN HAMBATAN MOBILITAS FISIK PADA LANJUT USIA DI DESA KEMBANGBILO KECAMATAN TUBAN KABUPATEN TUBAN
Oleh :
Siti Kholishotul Ilmiah
Menjadi tua adalah suatu keadaan yang terjadi di dalam kehidupan manusia( Nugroho, 2008).Masalah yang lazim muncul pada lanjut usia yang menderita stroke antara lain, hambatan mobilitas fisik (Muttaqin 2011). Data yang diperoleh dari Polindes Kembangbilo pada tahun 2014 terdapat 6 lanjut usia yang menderita stroke, pada tahun 2015 terdapat 7 lanjut usia yang menderita stroke. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui asuhan keperawatan klien stroke dengan hambatan mobilitas fisik pada lanjut usia di Desa Kembangbilo Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif dalam bentuk studi kasus untuk mengeksplorasi masalah asuhan keperawatan klien stroke dengan hambatan mobilitas fisik pada lanjut usia.Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Adapun subyek penelitian yang akan diteliti berjumlah dua kasus dengan masalah keperawatan hambatan mobilitas fisik pada lansia yang mengalami stroke di desa Kembangbilo KecamatanTuban Kabupaten Tuban
Dari hasil penelitian terdapat diagnosis keperawatan yang sama yaitu hambatan mobilitas fisik berhubungan dengan hemiparese, kelemahan neuromuskular.
Semakin besar hambatan mobilitas fisik semakin besar pula kemungkinan timbul masalah fisiologis. Sehingga, dengan pemberian asuhan keperawatan klien stroke dengan hambatan mobilitas fisik pada lanjut usia diharapkan tidak terjadi penurunan kondisi fisiologis yang mencakup penurunan tentang gerak sendi kekuatan dan ketahanan otot, gangguan kardiovaskuler, keseimbangan metabolik,
Ulkus iskemik, penurunan fungsi perkemihan, penurunan fungsi perkemihan, penurunan fungsi pencernaan, dan gangguan pernapasan.
Kata kunci : stroke, hambatanmobilitasfisik, lanjut usia
Tidak tersedia versi lain