Text
Asuhan Keperawatan Ikterus Pada Bayi Dengan Ketidakefektifan Termoregulasi Di Ruang Perinatologi RSUD Dr. R. Koesma Tuban
ABSTRAK
ASUHAN KEPERAWATAN IKTERUS PADA BAYI DENGAN KETIDAKEFEKTIFAN TERMOREGULASI DI RUANG PERINATOLOGI RSUD Dr. R KOESMA TUBAN
Oleh : Ali Syukur
Ikterus merupakan salah satu keadaan menyerupai penyakit hati yang terdapat pada bayi baru lahir akibat terjadinya hiperbilirubinemia. Ikterus juga salah satu kegawatan yang sering terjadi pada bayi baru lahir sebanyak 25-50% pada bayi cukup bulan dan bayi 80% pada bayi berat lahir rendah (Vivian, 2013). Berdasarkan rekam medis RSUD Dr. R. Koesma Tuban, didapatkan data penderita ikterus pada bayi yang di rawat inap pada tahun 2014 sebanyak 4,3 % bayi. Dan pada tahun 2015 sebanyak 4,7% bayi. Berdasarkan data tersebut terjadi peningkatan dari tahun ketahun penderita ikterus pada bayi.
Desain penelitian yang di gunakan adalah studi kasus yang berupa asuhan keperawatan meliputi pengkajian, diagnosis, perencanaan, penatalaksanaan, dan evaluasi. Subjek penelitian yang di gunakan adalah dua bayi dengan diagnosis medis ikterus dan diagnosis keperawatan ketidakefektifan termoregulasi.
Hasil studi kasus menunjukan setelah di lakukan asuhan keperawatan selama 2x24 jam pada kedua klien dapat menunjukan suhu tubuh yang mengalami penurunan (pemeriksaan tanda-tanda vital, S : 36˚C – 36,5˚C, N : 120-124 x/menit, RR : 34-35 x/menit).
Dengan pemberian asuhan keperawatan pada kedua klien di dapatkan hasil yang maksimal, kedua klien mengalami penurunan suhu tubuh setelah implementasi hari ke-2. Selain itu di harapkan perawat lebih meningkatkan mutu pelayanan asuhan keperawatan yang optimal pada umumnya dan pada ikterus pada bayi dengan ketidakefektifan termoregulasi pada khususnya.
Kata kunci : Asuhan Keperawatan Pada Bayi, Ikterus, Ketidakefektifan Termoregulasi
Tidak tersedia versi lain