Text
Asuhan Keperawatan Klien Post Operasi Prostatektomi Dengan Risiko Perdarahan Di Ruang Bougenvile RSUD Dr. R. Koesma Tuban
ABSTRAK
ASUHAN KEPERAWATAN POST OPERASI PROSTATEKTOMI DENGAN RISIKO PERDARAHAN DI RUANG BOUGENVILE
RSUD Dr. R. KOESMA TUBAN
Oleh : David Dinata Maulana
Prostatektomi terbuka adalah tindakan invasif untuk mengangkat jaringan kelenjar prostat periurethral dengan batas capsula chirurgica.Data dari rekam medik RSUD Dr. R. Koesma Tuban didapatkan jumlah klien BPH dengan indikasi prostatektomi pada tahun 2012 sebanyak 87 klien. Tahun 2013 sebanyak 149 klien. Tahun 2014 sebanyak 86 klien Tahun 2015 sebanyak 147 klien. Semua tindakan pembedahan atau operasi mempunyai risiko yang sama yaitu adalah terjadinya risiko perdarahan.
Tujuan dilakukan penelitian yaitu mendiskripsikan asuhan keperawatan klien post operasi prostatektomi dengan risiko perdarahan di ruang Bougenvile RSUD Dr. R. Koesma Tuban. Desain penelitian ini adalah deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan yang digunakan adalah proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Subyek penelitian yang digunakan dalam penelitian keperawatan adalah dua klien post operasi prostatektomi dengan masalah keperawatan yang sama.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3x24 jam tidak terjadi perdarahan pada kedua klien, tanda-tanda vital dalam batas normal, klien tidak menunjukkan adanya tanda-tanda perdarahan, urine lancar lewat kateter, Luka insisi semakin sembuh dan membaik. Dengan pemberian asuhan keperawatan diharapkan Pencegahan pasien dengan resiko perdarahan dapat dilakukan baik dengan cara mekanis maupun pemberian obat. Cara mekanis termasuk fisioterapi, stoking kompresi sedangkan obat dapat diberikan anti koagulan oral, heparin standar atau heparin beberat molekul rendah.
Kata kunci : Asuhan Keperawatan, Post Operasi Prostatektomi, Resiko Perdarahan
Tidak tersedia versi lain