Text
Asuhan Keperawatan Klien Hipertensi Dengan Nyeri (Akut) Pada Lanjut Usia Di Desa Kembangbilo Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban
ABSTRAK
ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN HIPERTENSI DENGAN NYERI (AKUT) PADA LANJUT USIA DI DESA KEMBANGBILO KECAMATAN TUBAN KABUPATEN TUBAN
Oleh : Agustina Dwiindah Puspita Sari
Hipertensi adalah tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥90 mmHg. (Wijayaningsih, 2013). Dampak hipertensi pada lansia mengakibatkan klien mengeluh nyeri kepala, pusing, muka yang terasa panas atau telinga mendenging. Hal ini dapat mengakibatkan aktivitas sehari-hari menjadi terganggu (Agoes, 2010). Data yang diperoleh dari Poskesdes Kembangbilo Desa Kembangbilo Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban tahun 2014 terdapat 49 orang dan tahun 2015 terdapat 39 orang lansia yang menderita Hipertensi dari 286 jumlah lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui asuhan keperawatan klien hipertensi dengan nyeri (akut) pada lansia di Desa Kembangbilo Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban.
Desain penelitian yang digunakan adalah studi kasus yang berupa asuhan keperawatan meliputi pengkajian, diagnosis, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Subyek penelitian yang digunakan adalah dua lansia dengan diagnosis medis hipertensi dan diagnosis keperawatan nyeri (akut).
Dari hasil penelitian terdapat diagnosis keperawatan yang sama yaitu nyeri (akut) berhubungan dengan peningkatan tekanan intrakranial. Pada diagnosis keperawatan tanda dan gejala yang mendasari antara klien 1 dan klien 2 berbeda.
Nyeri (akut) yang terjadi pada pasien hipertensi dapat dikurangi dengan menerapkan pola hidup sehat dengan aktif berolahraga, mengatur diet (rendah garam, rendah kolesterol dan lemak jenuh) serta menghindari stress dan mengobati penyakit merupakan cara terbaik untuk menghindari atau mencegah berulangnya tekanan darah tinggi.
Kata kunci : Asuhan keperawatan, hipertensi, nyeri (akut), lansia
Tidak tersedia versi lain