Text
Asuhan Keperawatan Penyakit Paru Obstruksi Kronis Dengan Ketidakefektifan Bersihan Jalan Napas Di ruang Mawar RSUD DR. R. Koesma Tuban
ABSTRAK
ASUHAN KEPERAWATAN PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIS DENGAN KETIDAKEFEKTIFAN BERSIHAN JALAN NAPAS
DI RUANG MAWAR RSUD DR. R. KOESMA TUBAN
Oleh : Achmad Rasyid Ridho
Penyakit paru obstruksi kronik (PPOK) adalah istilah yang digunakan untuk mencirikan suatu proses yang ditandai oleh adanya bronkitis kronik atau emfisema yang dapat menyebabkan terjadinya obstruksi saluran napas. Obstruksi mungkin sebagian reversible. Meskipun dianggap sebagai proses yang independen, bronkitis kronis dan emfisema memiliki faktor etiologis yang sama dan sering dijumpai pada satu. Data dari rekam medik RSUD Dr. R. Koesma Tuban didapatkan jumlah klien PPOK pada tahun 2011 jumlah pasien 33 dan 1 pasien meninggal dunia, pada tahun 2012 jumlah pasien 113 dan 1 pasien meninggal dunia, pada tahun 2013 jumlah pasien 62 dan 1 pasien meninggal dunia, dan pada tahun 2014 jumlah pasien 137 dan 5 pasien meninggal dunia.
Tujuan dilakukan penelitian yaitu mendeskripsikan asuhan keperawatan klien PPOK dengan ketidakefektifan bersihan jalan napas di ruang mawar RSUD Dr. R Koesma Tuban. Desain penelitian ini adalah deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan yang digunakan adalah proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Subyek penelitian yang digunakan dalam penelitian keperawatan adalah dua klien PPOK dengan masalah yang sama.
Hasil studi kasus menunjukkan setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 6x24 jam pada kedua klien dapat menunjukkan bahwa volume dan konsistensi sekret sedikit dan lebih encer, tanda-tanda vital dalam batas normal, namun masih terjadi ronchi pada paru-paru kanan dan kiri.
Dengan pemberian asuhan keperawatan pada kedua klien didapatkan hasil yang sudah maksimal, salah satu tindakan yang telah dilakukan pada kedua klien PPOK adalah batuk efektif. Hal ini dapat ditunjukkan pada kedua klien dapat mengeluarkan sekret secara mandiri dan efektif. Kedua klien pulang pada hari ke 7 perawatan di rumah sakit dengan keadaan yang lebih baik.
Kata kunci : Asuhan Keperawatan, PPOK, Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif.
Tidak tersedia versi lain