Text
Asuhan Keperawatan Klien Hiepertensi Dengan Nyeri Kepala Pada Lanjut Usia Di Desa Kembangbilo Kecamatan Tuban
ABSTRAK
ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN HIPERTENSI DENGAN NYERI KEPALA PADA LANJUT USIA DI DESA KEMBANGBILO KECAMATAN TUBAN KABUPATEN TUBAN
Oleh : Gayuh Larasati Mukti Rahayu
Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah persisten dimana tekanan sistoliknya diatas 140 mmHg dan tekanan diastoliknya diatas 90 mmHg (Padila, 2013). Dampak hipertensi pada lansia mengakibatkan klien mengeluh nyeri kepala, lesu, pusing, pandangan kabur, muka yang terasa panas atau telinga mendenging. Selain itu, sering mengeluh mengantuk, kebingungan, gangguan penglihatan, mual dan muntah. Hal ini dapat mengakibatkan aktivitas sehari-hari menjadi terganggu (Agoes, 2010). Data yang diperoleh dari Poskesdes Kembangbilo Desa Kembangbilo Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban tahun 2014 terdapat 57 orang lansia yang menderita Hipertensi dari 288 jumlah lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui asuhan keperawatan klien hipertensi dengan nyeri kepala pada lansia di Desa Kembangbilo Kecamatan Tuban Kabupaten Tuban.
Desain penelitian yang digunakan adalah studi kasus yang berupa asuhan keperawatan meliputi pengkajian, diagnosis, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Subyek penelitian yang digunakan adalah dua lansia dengan diagnosis medis hipertensi dan diagnosis keperawatan nyeri kepala.
Dari hasil penelitian terdapat diagnosis keperawatan yang sama yaitu nyeri kepala akut berhubungan dengan peningkatan tekanan vaskuler serebral otak selama aktivitas lama. Pada diagnosis keperawatan tanda dan gejala yang mendasari antara klien 1 dan klien 2 berbeda.
Pola hidup sehat dengan aktif berolahraga, mengatur diet (rendah garam, rendah kolesterol dan lemak jenuh) serta menghindari stress dan mengobati penyakit merupakan cara terbaik untuk menghindari atau mencegah berulangnya tekanan darah tinggi.
Kata kunci : Hipertensi, nyeri kepala
Tidak tersedia versi lain