Text
Asuhan Keperawatan Diabetes Melitus Dengan Kerusakan Integritas Kulit (Gangren) Di Ruang Teratai RSUD DR. R. Koesma Tuban
ABSTRAK
ASUHAN KEPERAWATAN DIABETES MELITUS DENGAN KERUSAKAN INTEGRITAS KULIT (GANGREN) DI RUANG TERATAI RSUD Dr. R. KOESMA TUBAN
Oleh : Fa Izatun Nafi’ah
Diabetes melitus (DM) adalah gangguan metabolik yang ditandai oleh hiperglikemia akibat kurangnya hormon insulin, menurunnya efek insulin atau keduanya. Data dari rekam medik RSUD Dr. R. Koesma Tuban didapatkan jumlah klien DM pada tahun 2012 sebanyak 501 dan 120 klien dengan gangren. Tahun 2013 sebanyak 682 klien dan 145 klien dengan gangren. Tahun 2014 sebanyak 587 klien dan 157 klien dengan gangren. Komplikasi kronis yang sering terjadi pada penderita DM adalah gangren yang menyebabkan kerusakan integritas kulit.
Tujuan dilakukan penelitian yaitu mendiskripsikan asuhan keperawatan diabetes melitus dengan kerusakan integritas kulit (gangren). Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Subyek penelitian yang digunakan dalam penelitian keperawatan adalah dua klien DM dengan kerusakan integritas kulit (gangren) di ruang Teratai RSUD Dr. R. Koesma Tuban.
Hasil studi kasus menunjukkan bahwa setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 5x24 jam pada klien 1 telah menunjukkan adanya jaringan granulasi dan pada klien 2 belum nampak jaringan granulasi.
Metode perawatan luka modern dapat membantu dalam menjaga kelembapan luka secara optimal, terjadi outolysis debridement sehingga jaringan granulasi akan tumbuh dan luka menjadi bersih. Sedangkan metode perawatan luka konvensional, dapat memperlambat proses penyembuhan dan akan menimbulkan bekas luka karena kasa yang menempel sehingga sel-sel yang baru tumbuh pada luka juga akan rusak karena keadaan luka yang kering.
Kata kunci : Asuhan Keperawatan, DM Gangren, Kerusakan Integritas Kulit
Tidak tersedia versi lain