Text
Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Dampak Pemberian MP-ASI Pada Bayi Dibawah Umur 6 Bulan Di Desa Bejagung Semanding Tuban Tahun 2010
ABSTRAK
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG DAMPAK PEMBERIAN MP-ASI PADA BAYI DIBAWAH USIA 6 BULAN DI DESA BEJAGNG SEMANDING TUBAN TAHUN 2010
Oleh : HONA MUDHI PRAKOSO
Air susu ibu (ASI) merupakan makanan alami pertama untuk bayi, dan harus diberikan tanpa makanan tambahan skeurang-kurangnya usia 4 bulan, dan jika mungkin sampai umur 6 bulan. Meskipun demikian setelah periode ini dibutuhkan makanan tambahan makanan pelengkap (Lilian, 2001) Dinas Kesehatan Jawa Timur pada tahun 2005 pemberian ASI Eksklusif pada bayi dibawah 6 bulan hanya mencapai 27,71% dengan target 60%, di Kecamatan Semanding dengan jumlah sasaran 910 bayi hanya dapat tercapi 161 bayi atau hanya sekitar 17,7 %, Di Desa Bejagung dengan sasaran 72 bayi hanya 8 bayi yang memberikan ASI Eksklusif sekitar 11,1%. Masalah penelitian adalah rendahnya pencapai ASI Ekslusif pada bayi dibawah umur 6 bulan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang dapak pemberian MP-ASI pada bayi usia kurang dari 6 bulan. Dalam penelitian ini menggunakan desain deskriptif. Populasinya adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi dibawah umur 6 bulan di Desa Bejagung Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban. Dengan besar populasi adalah 25 ibu, dan diambil dengan teknik total sampling.
Hasil penelitian ini didapatkan sebagian besar ibu berumur 20-29 (68%), sebagian besar berpendidikan SLTA (68%), dan sebagian ibu bekerja ibu yang (64%). Tingkat pengetahuan ibu tentang dampak pemberian MP-ASI pada bayi dibawah umur 6 bulan mayoritas kurang (96%).
Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa tingkat pengetahuan ibu tentang dampak pemberian MP-ASI pada bayi dibawah umur 6 bulan mayoritas kurang. Oleh karena itu, perlu dilakukan pemantauan dari penyuluhan oleh puskesmas setempat.
Kata Kunci : Pengetahuan, Pemberian MP-ASI, Bayi dibawah umur 6 bulan
Tidak tersedia versi lain