Text
Gambaran penyebab perilaku kekerasan (perkelahian) pada siswa di SMP Kawung 1 Surabaya
Perilaku kekerasan terutama perkelahian pelajar sering terjadi. Data Komnas Perlindungan Anak merilis jumlah perkelahian pelajar tahun 2011 sebanyak 339 kasus dan memakan korban jiwa 82 orang. Sementara di SMP Kawung 1 Surabaya terdapat lebih dari 30 siswa melakukan pelanggaran tata tertib tiap bulannya termasuk perkelahian. Menurut Fatimah (2008) banyak sekali faktor yang diduga menjadi penyebab perkelahian pelajar, antara lain : Faktor Internal, Faktor Lingkungan, Faktor Keluarga, Faktor Sekolah, dll. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi faktor penyebab perilaku kekerasan (perkelahian) pada siswa di SMP Kawung 1 Surabaya.
Desain penelitian adalah deskriptif. Variabel yang diteliti yaitu faktor internal, faktor lingkungan, faktor keluarga. Populasi penelitian adalah siswa yang pernah melakukan perkelahian berjumlah 30 siswa dengan besar sampel 24 siswa. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan skala likert. Analisa data menggunakan tabulasi silang.
Data penelitian menyebutkan dari 24 responden di dapatkan bahwa faktor lingkungan menjadi faktor penyebab perkelahian yaitu sebanyak 13 siswa (55%), faktor internal sebanyak 10 siswa (40%), dan faktor keluarga sebanyak 6 siswa (25%). Ketiga faktor diatas merupakan faktor yang menyebabkan siswa melakukan perkelahian.
Diharapkan siswa dapat meningkatkan kesadaran tentang pentingnya komunikasi dan toleransi serta menghindari pengaruh negatif teman atau kelompok lingkungan sekitarnya. Orang tua, masyarakat dan pemerintah memberikan dukungan positif untuk menghindari perkelahian antar pelajar.
Tidak tersedia versi lain