Text
Konsep diri remaja putri pada masa pubetas di SMP Kawung 1 kelas VII A Surabaya
Konsep diri merupakan inti pola kepribadian, konsep ini mempengaruhi berbagai sifat. Bila konsep diri positif, remaja akan mengembangkan sifat-sifat seperti kepercayaan diri, harga diri dan kemampuan melihat dirinya secara realistis. Sebaliknya, bila konsep diri negatif, remaja mengembangkan perasaan tidak mampu dan rendah diri. Mereka merasa kurang percaya diri. Hal ini menumbuhkan penyesuaian pribadi dan sosial yang buruk (Stuart, 1998). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep diri remaja putri pada masa pubertas di SMP Kawung 1 Kelas VIII A Surabaya.
Dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif, populasinya adalah remaja putri pada masa pubertas di SMP Kawung 1 kelas VIII A Surabaya sebanyak 20 orang, sampling yang digunakan adalah tehnik Total Sampling. Variabel yang diteliti adalah konsep diri remaja putri pada maasa pubertas, metode pengumpulan data dengan cara menyebarkan kuesioner dalam bentuk skala likert.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Konsep Diri remaja putri (65%) mempunyai konsep diri negatif. Sedangkan berdasarkan masing- masing komponen konsep diri yaitu Gambaran diri remaja putri pada masa pubertas (60%) mempunyai gambaran diri negatif, Ideal diri (60%) mempunyai ideal diri negatif, Harga diri (65%) mempunyai harga diri negatif, Identitas diri hampir seluruhnya mempunyai identitas diri negatif (95%) dan Peran diri (75%) mempunyai peran diri negatif.
Hal ini menunjukkan bahwa remaja putri mempunyai konsep diri negatif pada masa pubertas. Diharapkan kepada seluruh remaja putri agar lebih meningkatkan pengetahuan dan mencari sumber informasi yang bermanfaat tentang remaja putri menghadapi pubertas dan penanganannya sehingga dapat membantu meningkatkan gambaran diri, ideal diri, harga diri dan identitas diri yang positif.
Tidak tersedia versi lain