Text
Gambaran persepsi ibu hamil dalam pemberian imunisasi Tetanus Toksoid di Puskesmas Wono Kusumo Surabaya
Persepsi / tanggapan masyarakat yang berkembang tentang Imunisasi Tetanus Toksoid mempengaruhi pelaksanaan Imunisasi TT. Data cakupan imunisasi TT di Jawa Timur tahun 2009, Ibu hamil yang tidak mengikuti imunisasi TT sebanyak 6737045 (91%) dari 7332651 ibu hamil (www.d3kebidanan.blogspot.com, diakses 16 Oktober 2012). Jumlah lebih banyak pada ibu yang tidak mengikuti TT, salah satunya tanggapan negatif terhadap imunisasi TT dimasyarakat. Manfaat dalam pemberian imunisasi TT yaitu untuk kekebalan ibu dan bayi terhadap penyakit Tetanus. Sayangnya Ibu hamil yang tidak mengikuti imunisasi TT, tidak memiliki kekebalan tersebut dan berpengaruh terhadap kesehatan bayi baru lahir saat persalinan. Penelitian ini bertujuan mengetahui persepsi ibu hamil dalam pemberian imunisasi Tetanus Toksoid di Puskesmas Wonokusumo Surabaya.
Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Rancangan penelitian ini adalah cross sectional. Variabel dalam penelitian ini adalah “Persepsi ibu hamil dalam pemberian imunisasi Tetanus Toksoid.” Populasinya yaitu ibu hamil di Puskesmas Wonokusumo Surabaya dalam 1 bulan, sebanyak 62 orang. Pengambilan sampel dengan teknik simple random sampling, dan besar sampel adalah 38 orang. Pada pengolahan data menggunakan skor-T dengan tabel distribusi frekuensi.
Hasil penelitian didapatkan bahwa persepsi ibu hamil dalam pemberian imunisasi Tetanus Toksoid di Puskesmas Wonokusumo Surabaya yang negatif sebanyak 26 orang (68%) dan persepsi positif sebanyak 12 orang (32%).
Dari hasil penelitian diharapkan masyarakat khususnya ibu hamil yang mempunyai persepsi negatif diharapkan meningkatkan informasi dan berpartisipasi dalam penyuluhan dan kegiatan imunisasi TT. Untuk petugas kesehatan diharapkan memberikan pendidikan kesehatan dan menegosiasi budaya kepada ibu yang kurang mendukung imunisasi TT untuk memberikan kesan positif demi terlancarnya program imunisasi.
Tidak tersedia versi lain