Text
Kejadian karies gigi ditinjau dari peran orang tua dalam membimbing menyikat gigi anak prasekolah di TK Juwita Surabaya
Karies gigi merupakan penyakit yang paling banyak terjadi pada anak-anak yang ditandai dengan gigi berlubang. Peran orang tua sangat diperlukan terhadap kebiasaan menyikat gigi pada anak prasekolah, karena pada masa usia prasekolah anak mengalami proses tumbuh kembang sehingga orang tua dapat memberikan keberhasilan dalam kebiasaan menyikat gigi anak agar tidak terjadi karies gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kejadian karies gigi ditinjau dari peran orang tua dalam membimbing menyikat gigi anak prasekolah di TK Juwita Surabaya.
Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah “Deskriptif”. Populasinya seluruh orang tua dan siswa di TK Juwita Surabaya, sebanyak 20 orang. Pengambilan sampel dengan teknik “Total Sampling”, dan besar sampel 20 orang. Variabel yang diteliti adalah variabel independen yaitu peran orang tua dalam membimbing menyikat gigi, sedangkan variabel dependennya adalah kejadian karies gigi. Pada pengolahan data menggunakan cross tab sesuai dengan variabel yang diteliti.
Hasil penelitian menunjukkan 90% anak prasekolah mengalami karies gigi dan 10% tidak mengalami karies gigi, sedangkan peran orang tua dalam waktu membimbing menyikat gigi didapatkan 95% peran kurang dalam waktu, 60 % peran cukup dalam frekuensi, 75% peran baik dalam jenis, dan 85% peran cukup dalam cara membimbing menyikat gigi.
Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini diharapkan orang tua dapat menjalankan perannya dengan baik dalam membimbing menyikat gigi kepada anaknya karena pada usia tersebut merupakan tahap tumbuh kembang anak sehingga memerlukan perhatian yang lebih dibanding anak usia diatasnya. Oleh karena itu, peran orang tua dalam membimbing menyikat gigi sangat berpengaruh terhadap kejadian karies gigi.
Tidak tersedia versi lain