Text
Pengaruh siklus menstruasi terhadap kejadian dismenorhea pada mahasiswi tingkat III di Kampus Keperawata Sutopo Surabaya
Siklus menstruasi merupakan siklus yang terjadi pada wanita usia subur yaitu proses peluruhan sel telur sebagai bagian dari periode bulanan. Siklus menstruasi dikendalikan oleh factor hormonal. Pada saat menstruasi sebagian wanita yang mengalami kram pada perut atau disebut dengan dismenore. Dismenore juga dipengaruhi berbagai macam faktor, salah satunya adalah faktor hormonal. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh siklus menstruasi terhadap kejadian dismenore pada mahasiswi tingkat III Kampus Keperawatan Sutopo Surabaya.
Metode yang digunakan pada penelitian ini analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Variabel independent penelitian adalah siklus menstrusi kemudian variabel dependent adalah kejadian dismenore. Pengambilan data menggunakan metode kuesioner. Populasi penelitian yaitu seluruh mahasiswi tingkat III Kampus Keperawatan Sutopo Surabaya sejumlah 37 orang. Besar sampel penelitian ini sebanyak 34 orang yang diambil menggunakan Simple Random Sampling,
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswi dengan siklus tidak teratur 26 orang (76%), teratur 8 orang (24%) dengan dismenore tingkat ringan 12 orang (35%), sedang 8 orang (24%), dan berat 14 orang (41%). Hasil uji statistik Spearman antara pengaruh siklus menstruasi dengan kejadian dismenore didapatkan nilai p = -0,438 < α = 0,05dan r = 0,009 yang berarti ada pengaruh siklus menstruasi terhadap kejadian dismenore. Arah hubungan ditunjukkan dari nilai r = 0,009 yaitu hubungan berbanding lurus dengan kekuatan korelasi sedang artinya semakin siklus menstruasi tidak teratur akan menyebabkan dismenore pada tingkat berat.
Bagi mahasiswi diharapkan mampu mengenali atau melakukan deteksi dini apabila ada gangguan siklus menstruasi dan dismenore yang berat secara terus – menerus.
Tidak tersedia versi lain