Text
Gambaran tingkat kecemasan remaja dalam melakukan onani di SMK Kawung 1 Surabaya
Remaja yang melakukan onani sering didera kecemasan, karena merasa telah melakukan dosa dengan melakukan onani. Onani dilakukan remaja karena dipengaruhi pertumbuhan biologis remaja khususnya seksual sehingga mendorong remaja untuk melakukan onani. Tindakan onani yang dilakukan remaja menimbulkan kecemasan sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan remaja dalam melakukan tindakan onani di SMK Kawung 1 Surabaya.
Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan sampel 30 responden yang mengalami kecemasan dan menggunakan metode non probability sampling dengan teknik total sampling. Penelitian ini terdiri dari satu variabel yaitu tingkat kecemasan remaja putra dalam melakukan onani. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan analisa data menggunakan distribusi frekuensi.
Hasil dari penelitian diperoleh data bahwa tingkat kecemasan sedang sebanyak 15 responden (50%), kecemasan ringan sebanyak 14 responden (46,7%), dan kecemasan berat sebanyak 1 responden (3,3%).
Dari hasil penelitian disarankan bagi remaja putra untuk mengatasi kecemasan dengan cara menghindari penyebab yang dapat timbul dalam melakukan onani. Remaja putra dapat menyalurkan secara konkrit dan sehat pada bentuk aktivitas-aktivitas positif seperti olahraga, kegiatan kesenian, musik, melakukan eksperimen-eksperimen ilmiah dans eterusnya.
Tidak tersedia versi lain