Text
Asuhan Keperawatan Dengan Kekurangan Volume Cairan Pada Bayi Gastroenteritis (Dehidrasi Sedang) Di Ruang anak RSUD dr. Mohammad Soewandhie Surabaya
Penyakit gastroenteritis di negara-negara tropis dan subtropis berasal dari berbagai infeksi virus, bakteri, mikosis, protozoa, dan cacing. Penyakit gastroenteritis bermanifestasikan diare, dengan atau tanpa disertai muntah. Insiden paling tinggi terjadi pada umur 6-11 bulan karena pada masa ini mulai diberikan makanan pendamping. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan memahami secara mendalam mengenai asuhan keperawatan kekurangan volume cairan pada bayi gastroenteritis dengan dehidrasi sedang di Ruang Anak RSUD. Dr. Mohammad Soewandhie Surabaya.
Penelitian ini menggunakan metode dengan pendekatan case study yang diaplikasikan dengan memberikan asuhan keperawatan kepada 2 bayi yang mengalami kekurangan volume cairan dengan diagnosa medis gastroenteritis dehidrasi sedang. Metode pengambilan data adalah dengan melakukan wawancara kepada orang tua atau penanggung jawab bayi, melakukan pengkajian dan observasi kepada bayi serta melakukan pendokumentasian terhadap tindakan asuhan keperawatan yang telah dilakukan. Instrumen pengumpulan data menggunakan format asuhan keperawatan sesuai ketentuan yang berlaku di Prodi Keperawatan Kampus Soetomo Surabaya. Penelitian ini dilaksanakan mulai tanggal 24 Maret 2014 – 30 Maret 2014 dan 22 Mei 2014 – 28 Mei 2014.
Berdasarkan analisa pembahasan diperoleh hasil, tahap pengkajian didapatkan bahwa pada kasus 1 dan 2 terdapat perubahan fisik yang menunjukkan bahwa bayi tersebut mengalami kekurangan volume cairan. Diagnosa keperawatan utama didapatkan pada kasus 1 dan 2 sama yaitu kekurangan volume cairan berhubungan dengan kehilangan cairan yang berlebihan dari traktus GI ke dalam feses atau muntahan. Perencanaan dalam teori mampu mengatasi masalah kekurangan volume cairan pada kasus nyata. Pelaksanaan dilakukan sesuai dengan perencanaan yang telah disusun dan Evaluasi didapatkan pada kasus 1 dan kasus 2 teratasi selama 7 hari perawatan dikarenakan faktor ketidakpatuhan orang tua dan kondisi bayi yang tidak menunjukkan perbaikan.
Diharapkan bagi tenaga kesehatan untuk terus meningkatkan pendidikan kesehatan kepada keluarga mengenai masalah kekurangan volume cairan pada diagnosa medis gastroenteritis dehidrasi sedang sehingga derajat kesehatan bayi meningkat, keluarga menjadi lebih kooperatif terhadap terapi yang diberikan, dapat menanggulangi secara dini kejadian gastroenteritis.
Tidak tersedia versi lain