Text
Asuhan Keperawatan Dengan Masalah Mobilitas Fisik Pada Klien Dengan Stroke Iskemik Di Ruang Soka RSUD Nganjuk
Stroke iskemik merupakan penyumbatan yang bisa terjadi di sepanjang jalur pembuluh darah arteri menuju ke otak. Pada sebagian besar kasus, penyakit ini kebanyakan terjadi pada kelompok usia >50 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk diketahuinya asuhan keperawatan dengan masalah mobilitas fisik pada klien dengan stroke iskemik di ruang Soka RSUD Nganjuk.
Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan dengan mengambil satu kasus yakni stroke iskemik. Sampelnya adalah dua orang dengan stroke iskemik yang baru mengalami serangan stroke yang pertama di ruang di ruang Soka RSUD Nganjuk. Metode pengambilan data adalah dengan melakukan wawancara kepada klien atau keluarga klien, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Instrumen pengumpulan data menggunakan format asuhan keperawatan sesuai ketentuan yang berlaku di Prodi Keperawatan Kampus Soetomo Surabaya. Penelitian ini dilaksanakan mulai tanggal 21 Maret 2014 sampai dengan 31 Maret 2014.
Berdasarkan analisa pembahasan diperoleh hasil, tahap pengkajian didapatkan bahwa kedua klien mengalami kelemahan pada kaki dan tangan kanan klien. Diagnosa keperawatan pada kasus 1 dan kasus 2 adalah hambatan mobilitas fisik yang berhubungan dengan hemiparese atau hemiplagia, kelemahan neuromuskular pada ekstremitas. Perencanaan didapatkan bahwa intervensi yang selama ini ada dalam teori mampu mengatasi masalah hambatan mobiitas fisik pada kasus nyata (stroke iskemik) di rumah sakit. Pelaksanaan dilakukan sesuai dengan perencanaan yang telah disusun dan pada evaluasi masalah hambatan mobilitas fisik didapatkan bahwa pada kasus 1 masalah tersebut dapat teratasi dalam waktu 4x24 jam setelah klien menjalani perawatan di rumah sakit dengan pertambahan kekuatan otot menjadi tangan kanan 4 dan kaki kanan 3. Pada kasus 2 masalah tersebut sudah teratasi dalam waktu 3x24 jam setelah klien menjalani rawat inap di rumah sakit dengan pertambahan kekuatan otot menjadi tangan kanan dan kaki kanan 1.
diharapkan bagi institusi kesehatan dapat terus meningkatkan penyuluhan kepada keluarga mengenai stroke iskemik, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan keluarga dalam mencegah terjadinya kekambuhan hingga timbulnya komplikasi akibat penyakit dan mempercepat penyembuhan pada stroke iskemik.
Tidak tersedia versi lain