Text
Hubungan antara Usia Manarche dengan Mioma Uteri pada Pasien Mioma Uter di Poli kandungan RSUD Dr. M. Soewandhie Surabaya
Usia menarche merupakan salah satu faktor risiko perkembangan mioma uteri. Kejadian mioma uteri di Indonesia sebesar 2,39%-11,70% pada semua penderita ginekologi yang dirawat. Ditemukan bahwa mereka yang menarche pada usia <10 tahun / 11 tahun, beresiko mendapat penyakit reproduksi 10% lebih cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia menarche dengan mioma uteri pada pasien mioma uteri di Poli Kandungan RSUD dr.M.Soewandhi Surabaya pada bulan Maret – April 2013.
Penelitian ini bersifat Analitik Korelasional dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional design. Sampel dalam penelitian ini adalah 35 pasien mioma uteri dengan Purpossive Sampling. Variabel bebas adalah usia menarche dan variabel terikat adalah kejadian mioma. Pengumpulan data dengan wawancara untuk usia menarche dan rekam medik untuk kejadian mioma uteri. Untuk mengetahui adanya hubungan antara variabel digunakan uji statistik Fisher’s Exact Test. Dengan tingkat kepercayaan 95% (α ≤ 0,05), jika P ≤ 0,05 maka terdapat hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat.
Hasil penelitian yang diperoleh bahwa sebagian besar penderita mioma uteri memiliki riwayat menarche dini, dan sebagian besar penderita mioma uteri memiliki jenis intramural. Dari uji statistik Fisher’s Exact Test dengan P (0,685) > α (0,05), maka Ho=Diterima. Hasil ini menunjukkan tidak terdapat hubungan yang antara usia menarche dengan mioma uteri.
Peneliti yang lain diharapkan agar dapat meneruskan penelitian ini pada tahun-tahun yang berbeda. Peneliti lain juga dapat menambah variable-variabel lain seperti usia, paritas, makanan dan lain-lain.
Tidak tersedia versi lain