Text
Hubungan Perilaku Hidup dan Sehat ( PHBS ) dengan angka Kejadian Diare pada Siswa Kelas V SDN Wonokusumo Surabaya
Penyakit diare menjadi salah satu penyakit yang mendapat perhatian serius dari dinas kesehatan kota Surabaya karena sifatnya yang menular, cepat menyebar, dan jumlah kesakitan yang cukup tinggi. Tingginya jumlah kesakitan karena diare bisa disebabkan oleh perilaku masyarakat yang secara langsung ataupun tidak langsung mempengaruhi keadaan penyakit diare. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan angka kejadian diare pada siswa kelas V SDN Wonokusumo III Surabaya,
Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah seluruh anak kelas V SDN Wonokusum III Surabaya yaitu sejumlah 61 siswa. Variabel dalam penelitian ini adalah perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan angka kejadian diare. Untuk menganalisis hubungan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan angka kejadian diare pada siswa kelas V SDN Wonokusumo III Surabaya, digunakan uji statistik Fisher Exact Test dengan taraf signifikan (α) sebesar 0,05.
Hasil penelitian didapatkan sebagian besar (61%) siswa mempunyai perilaku hidup bersih dan sehat yang kurang serta sebagian besar (53%) siswa tidak pernah mengalami diare pada 3 bulan terakhir dan ada hubungan antara perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan angka kejadian diare pada siswa kelas V SDN Wonokusumo III Surabaya (P = 0,005). Dimana dapat disimpulkan bahwa perilaku hidup bersih dan sehat yang baik dapat mencegah terjadinya diare.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka diharapkan pada pihak sekolah untuk selalu berusaha memberikan penyuluhan dan informasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat agar anak mengerti dan termotivasi untuk melakukan perilaku hidup bersih.
Tidak tersedia versi lain