Text
PENGETAHUN REMAJA TENTANG BAHAYA ROKOK DI DESA JUBEL KIDUL KECAMATAN SUGIO LAMONGAN
Data yang dihimpun dari Lembaga Menanggulangi Masalah Rokok (LM3) perokok berusia muda berusia 15-19 tahun per tahunnya meningkat sekitar 16%. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Daerah (Riskesdas) 2007 prevalensi perokok usia 10 tahun ke atas laki-laki 55,7%, sementara Riskesdas 2010 prevalensi perokok 15 tahun ke atas 65,9%. Masalah dalam penelitian ini adalah fenomena remaja perokok sudah semakin memperihatinkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan remaja tentang bahaya rokok di Desa Jubel Kidul Kecamatan Sugio Lamongan.
Penelitian ini mengguanakan desain Cross Sectional dengan teknik Non Probability Sampling tipe Purposive Sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah remaja laki-laki dan perempuan sebanyak 58 remaja. Instrumen untuk pengambilan data adalah dengan memberikan pertanyaan secara tertulis yaitu dengan menggunakan kuesioner.
Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat sebagian remaja yang berpengetahuan kurang baik terhadap bahaya rokok.
Mengingat masih ada remaja yang memiliki pengetahuan kurang baik terhadap bahaya rokok, maka perlu adanya peningkatan pengetahuan dengan meningkatkan penyuluhan dan sosialisasi dari pihak terkait tentang bahaya rokok
Tidak tersedia versi lain