Text
HUBUNGAN PENGETAHUAN LANSIA TENTANG OSTEOPOROSIS DENGAN SIKAP PENCEGAHANNYA DI POSYANDU LANSIA MELATI 2 RW 01 KELURAHAN BULAK WILAYAH KERJA PUSKESMAS KENJERAN SURABAYA
Osteoporosis merupakan penyakit tulang yang paling sering ditemukan pada lansia sehingga bila dibiarkan berlanjut dapat menyebabkan patah tulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan lansia tentang osteoporosis dengan sikap pencegahannya di Posyandu Lansia Melati 2 RW 01 Kelurahan Bulak Wilayah Kerja Puskesmas Kenjeran Surabaya.
Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik korelasional /dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel penelitian ini adalah sebagian besar lansia yang tidak mengalami nyeri punggung dan pinggang di Posyandu Lansia Melati 2 RW 01 Kelurahan Bulak Wilayah Kerja Puskesmas Kenjeran Surabaya sebanyak 36 orang dengan teknik simple random sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah pengetahuan lansia tentang osteoporosis dan sikap pencegahan osteoporosis. Untuk menganalisis hubungan pengetahuan lansia tentang osteoporosis dengan sikap pencegahannya pada lansia, digunakan uji statistik chi – square dengan taraf signifikan (α) sebesar 0,05.
Hasil penelitian didapatkan hampir setengahnya (47%) lansia memiliki pengetahuan kurang dan baik (28%) serta sebagian kecil (25%) lansia memiliki pengetahuan cukup tentang osteoporosis. Sebagian besar (64%) lansia memiliki sikap pencegahan positif dan hampir setengahnya (36%) lansia memiliki sikap pencegahan negatif tentang osteoporosis. Pada hasil uji statistik chi-square dengan dihitung manual didapatkan X2 hitung = 4,21 dan X2 tabel = 3,841. Karena X2 hitung > X2 tabel maka H0 ditolak, artinya ada hubungan pengetahuan lansia tentang osteoporosis dengan sikap pencegahannya di Posyandu Lansia Melati 2 RW 01 Kelurahan Bulak Wilayah Kerja Puskesmas Kenjeran Surabaya. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka diharapkan bagi kader atau tenaga kesehatan perlu mengadakan penyuluhan tentang osteoporosis guna meningkatkan pengetahuan yang akhirnya diharapkan mampu menumbuhkan sikap positif terhadap pencegahan osteoporosis.
Tidak tersedia versi lain