Text
PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PENCEGAHAN DAN DAMPAK PERNIKAHAN DINI DI SMAN 20 SURABAYA
Saat ini pernikahan dini menjadi salah satu penyebab terjadinya sekitar 690.000 kasus perceraian dari 2 juta perkawinan. Angka pernikahan dini di Jawa Timur terjadi sebanyak 39,4%. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan pada 25 siswa di SMAN 20 Surabaya didapatkan 15 siswa tidak dapat menjelaskan tentang pencegahan dan dampak pernikahan dini.
Penelitian ini bersifat deskriptif yang bertujuan untuk menjelaskan pencegahan dan dampak pernikahan dini. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi kelas X tahun ajaran 2012-2013 di SMAN 20 Surabaya. Pengambilan sampel dilakukan secara Simple Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 118 responden.
Data diambil menggunakan kuesioner, yang dibagi di seluruh siswa-siswi kelas X tahun ajaran 2012-2013. Hasil penelitian ini diperoleh antara lain : 76 remaja (64,4%) memiliki pengetahuan baik tentang pengertian pernikahan dini, 78 remaja (66,1%) berpengetahuan baik tentang dampak/resiko pernikahan dini, dan 108 remaja (40,8%) memiliki pengetahuan baik tentang pencegahan pernikahan dini.
Diharapkan upaya penyuluhan secara mandiri atau bekerjasama lintas sektoral dengan pihak terkait (BKKBN/petugas kesehatan dari puskesmas setempat) serta membagikan leaflet agar pengetahuan remaja dapat ditingkatkan lagi.
Tidak tersedia versi lain