Text
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG PERAWATAN LENSA KONTAK DENGAN RIWAYAT KEJADIAN IRITASI MATA PADA MAHASISWA PRODI D-III KEPERAWATAN SOETOMO SURABAYA
Mata manusia dapat mengalami kelainan-kelainan seperti miopia, presbiopi, hipermetropi, dan untuk mengatasinya diperlukan alat bantu penglihatan salah satunya lensa kontak. Di Indonesia, kasus gangguan mata akibat penggunaan lensa kontak mulai banyak muncul. Kasus yang paling banyak adalah iritasi mata akibat ketidaktahuan pasien dalam menggunakan dan merawat lensa kontak dengan benar. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya hubungan antara pengetahuan tentang perawatan lensa kontak dengan riwayat kejadian iritasi mata pada mahasiswa Prodi D.III Keperawatan Soetomo Surabaya.
Desain penelitian yang digunakan adalah pendekatan cross sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dilaksanakan tanggal 27-29 Maret 2013. Untuk menganalisis hubungan pengetahuan tentang perawatan lensa kontak dengan riwayat kejadian iritasi mata, dilakukan analisis dengan diagram scatter.
Hasil yang didapatkan sebagian besar (60%) yaitu 18 mahasiswa mempunyai pengetahuan cukup, dan sebagian besar (66,67%) yaitu 20 mahasiswa mengalami iritasi mata dengan frekuensi jarang. Berdasarkan hasil analisis menggunakan diagram scatter dengan R2=0,009, maka H0 ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang sangat lemah antara pengetahuan tentang perawatan lensa kontak dengan riwayat kejadian iritasi mata pada mahasiswa Prodi D.III Keperawatan Soetomo Surabaya.
Kesimpulan yang didapat, mahasiswa cukup mengerti tentang cara perawatan lensa kontak dan hal tersebut mempengaruhi terjadinya iritasi mata. Mengingat besarnya pengaruh faktor timbulnya iritasi mata, maka mahasiswa disarankan untuk melakukan upaya pencegahan dengan menjaga kesehatan mata seperti memperhatikan masa batas pakai lensa kontak, melakukan perawatan lensa kontak yang benar, mencegah kelelahan dan menghindari cedera.
Tidak tersedia versi lain