Text
HUBUNGAN KONSUMSI MAKANAN MANIS DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI PADA MURID KELAS II SDN MEDAENG I KEC. WARU. KAB. SIDOARJO
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi makanan manis dengan kejadian karies gigi pada murid kelas II SDN Medaeng I Kec. Waru Sidoarjo.
Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan menggunakan metode pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 60 murid kelas II di SDN Medaeng I dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara dan pemeriksaan gigi yang dilakukan pada murid kelas II. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah konsumsi makanan manis dan variabel terikat adalah kejadian karies gigi. Untuk mengetahui adanya hubungan antara variabel digunakan uji fisher exact .
Hasil penelitian menunjukkan hampir seluruhnya (78.3%) murid kelas II mengkonsumsi makanan manis serta hampir seluruhnya juga (90%) memiliki karies gigi dan tidak ada hubungan konsumsi makanan manis dengan kejadian karies gigi (P=0.15) tetapi ada kecenderungan murid kelas II yang mengkonsumsi makanan manis dalam jumlah banyak kejadian karies giginya meningkat.
Hasil penelitian merekomendasikan agar siswa mengurangi konsumsi makanan manis dalam jumlah banyak serta dapat menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan menggosok gigi dan kontrol rutin tiap 6 bulan sekali. Perlunya perhatian dari seluruh kalangan baik orang tua, guru dan terutama petugas kesehatan akan pentingnya penyuluhan mengenai cara menggosok gigi yang benar. Berawal sejak dini orang tua dapat mengajarkan kepada anaknya untuk memelihara kesehatan gigi dan mulut agar permasalahan kesehatan tersebut tidak akan menghambat pencapaian prestasi pada peserta didik di sekolah
Tidak tersedia versi lain