Text
HUBUNGAN POLA KOMUNIKASI KELUARGA DENGAN DEPRESI PADA LANSIA DI KARANG WERDHA MEIDINA KEMAYORAN BANGKALAN KECAMATAN BANGKALAN KABUPATEN BANGKALAN
Lanjut usia merupakan masa dimana semua orang berharap akan menjalani hidup dengan tenang, damai, serta adanya support system yang terpenuhi dalam keluarga. Berbagai persoalan hidup yang dihadapi oleh lansia sepanjang hayatnya, gangguan pola komunikasi keluarga menjadi masalah utama pada lansia. Koping lansia yang tidak efektif dan proses penyampaian yang tidak baik sering menimbulkan stress bagi lansia. Apabila ada dukungan, rasa percaya diri akan bertambah dan motivasi untuk menghadapi masalah yang terjadi akan meningkat.
Berdasarkan uraian dia atas maka peneliti ingin mengadakan penelitian dengan judul Pola Komunikasi Keluarga dengan Depresi lansia. jenis penelitian ini analitik dengan pendeketan korelasional populasi penelitian ini pada lansia dan keluarga sebesar 36 orang. Pengambilan sample pada penelitian dengan menggunakan Random Sampling variable pola komunikasi keluarga dengan depresi metde pengumpulan data menggunakan kusioner sedangkan pengolahan datanya kusioner.
Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa sebagian besar atau 55,6% lansia mengalami depresi sedang dan setengah atau 50% keluarga lansia memiliki pola komunikasi cukup. Berdasarkan hasil uji statistik spearman rank didapatkan nilai ρ = 0,000 < α = 0,05 sehingga Ho ditolak. Hal ini berarti ada hubungan pola komunikasi keluarga dengan depresi, dengan indeks hubungan sebesar 0,793.
Tidak tersedia versi lain