Text
PREVALENSI PENYEBAB KEMATIAN PERINATAL DI PUSKESMAS GONDANG KABUPATEN NGANJUK
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif bersifat expost vacto yang diambil dari data sekunder, laporan LB3KIA, audit kematian perinatal, buku KIA dengan besar sampel 17, yang diambil dari bulan Januari - Oktober 2008. Variabel penelitian ini adalah penyebab kematian perinatal yang berasal dari ibu dan bayi. Setelah data terkumpul di analisa dan di tampilkan dalam bentuk grafik.
Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar kematian perinatal berasal dari ibu resiko tinggi (high risk) yaitu umur lebih dari 35 tahun (41,17%), pendidikan dasar (70,58%), paritas 1 (35,29%), tinggi badan kurang dari 145 cm (58,82%), penambahan berat badan akhir semester III kurang dari 9 kg (47,05%). Sedangkan bayi resiko tinggi (high risk)yaitu bayi dengan BBL kurang dari 2500 gr (41,17%), usia kehamilan kurang dari 38 minggu (41,17%), nilai APGAR kurang dari 7 (100%), bayi dengan infeksi intranatal (23,52%), dan postnatal (23,52%) maupun berasal dari penyebab lain (41,17%). Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa ibu dengan kehamilan high risk dan bayi high risk merupakan penyebab tingginya angka kematian perinatal. Kata kunci: Prevalensi penyebab kematian perinatal
Tidak tersedia versi lain