Text
EFEKTIVITAS PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN PEMULIHAN PADA BALITA GIZI BURUKDI PUSKESMAS BERBEK KABUPATEN NGANJUK
Penelitian ini merupakan penelitian analitik yang menggunakan desain penelitian ex post facto dengan pendekatan penelitian retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita gizi buruk sedang tidak sakit yang ada di Puskesmas Berbek Kabupaten Nganjuk. Jumlah sampel 40 balita diambil total populasi. Variabel independent adalah pemberian makanan tambahan pemulihan, sedangkan variabel dependen adalah kenaikan berat badan. Pengumpulan data menggunakan data sekunder buku register dan lembar kuesioner. Untuk menganalisa adanya hubungan antara pemberian makanan tambahan pemulihan dengan kenaikan berat badan digunakan uji statistik koefisien kontingensi dengan taraf kesalahan 0.05
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata terjadi penambahan berat badan balita sebelum pemberian makanan tambahan pemulihan adalah 8.35 kg sedangkan berat badan setelah pemberian makanan tambahan pemulihan adalah 8.66 kg. Hasil uji koefisien kontigensi menunjukkan nilai 0.014 < a 0.05 yang berarti Ha diterima "ada hubungan antara pemberian makanan tambahan pemulihan dengan kenaikan berat badan pada balita gizi buruk di Puskesmas Berbek".
Kata kunci: Pemberian makanan tambahan pemulihan, gizi buruk, berat badan.
Tidak tersedia versi lain