KTI
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PESERTA KB SUNTIK MEMILIH PELAYANAN DI BPS
Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan populasi seluruh peserta baru KB suntik yang sudah lebih dari 2 kali kunjungan di BPS "E" mulai bulan Januari s/d Desember 2008. Variabel dalam penelitian ini adalah dimensi mutu layanan kesehatan. Pengumpulan data dengan kuesioner, analisa data dengan presentase, dan penyajian data dalam bentuk tabel.
Hasil penelitian menunjukkan 1). Kompetensi teknik layanan bidan 93,2% baik, 2). Akses 54,8% beranggapan biaya mahal dan 45,2% murah, 95,9% peserta KB tidak mengalami masalah komunikasi, 3). Efektivitas, 95,9% peserta KB suntik tidak mengalami kegagalan dan 90,4% peserta KB tidak mengalami keluhan, 4). Efisiensi layanan seluruh peserta mengalami antrean di BPS "E" dan selalu tersedia obat, 5). Kesinambungan layanan sebanyak 89% peserta setiap datang di BPS "E" selalu dilayani oleh bidan yang sama, 6). Keamanan layanan, sebanyak 97,3% peserta tidak pernah cedera dan seluruh peserta tidak mengalami infeksi, 7). Kenyamanan, seluruh peserta menyatakan ruang tunggu atau pelayanan nyaman dan bersih, 98,6% menyatakan nyaman karena tersedia musik, TV maupun AC, dan nyaman karena privacynya terjaga, 8). Informasi layanan, 94,5% peserta mengetahui petunjuk waktu kapan BPS "E" buka/tutup, 95,9% peserta mengetahui petunjuk arah di BPS "E" dan 100% peserta mengetahui poster penyuluhan yang di pasang di BPS "E", 9). Ketepatan waktu, 93,2% peserta menyatakan bidan selalu ada pada kunjungan ulang (tepat waktu), 10). Hubungan antara manusia selalu menerima keluhan pasien, 98,6% Bidan selalu ramah dan 98,6% selalu memberikan informasi yang jelas dan mudah di pahami.
Dari 21 Indikator mutu layanan, ada 20 indikator pencapaian persentase tinggi dan 1 indikator yang pencapaian persentasenya rendah yaitu pada indikator biaya. Kata kunci: KB suntik, Mutu Layanan, Pelayanan KB
Tidak tersedia versi lain