Text
GAMBARAN INDUKSI SEKSIO SESAREA DI PONED PUSKESMAS GENENG NGAWI TAHUN 2009
Jenis Penelitian ini adalah deskriptif dengan populasi semua ibu yang mengalami seksio sesarea di PONED Puskesmas Geneng Ngawi tahun 2009. Variabel dalam penelitian ini adalah usia, Cephalo Pelvic Disproportion (CPD), riwayat seksio sesarea, Ketuban Pecah Dini (KPD), preeklamsi, partus lama, paritas, makrosomia, kelainan letak, gawat janin, plasenta previa, permintaan sendiri. Jumlah responden sebanyak 82 orang dengan teknik sampling yang digunakan adalah total populasi. Instrument test dengan telaah data sekunder rekam medis di PONED Puskesmas Geneng Ngawi dengan menggunakan uji deskriptif yang ditetapkan berupa frekuensi dan persentase. Hasil penelitian yaitu terdiri dari faktor ibu 68,3% terdiri dari partus lama 32,15%, KPD 16,1 %, CPD 32,15%, riwayat seksio sesarea 10,7%, preeklamsi 8,9%, paritas 0%, usia 0%, faktor janin 24,4% terdiri dari fetal distress 55%, kelainan letak 30%, makrosomia 10%, plasenta previa 5%, faktor non medis sebanyak 7,3% yaitu permintaan sendiri. Kesimpulan penelitian bahwa gambaran indikasi seksio sesarea yang memberikan kontribusi besar adalah faktor ibu, sedangkan faktor ibu yang tertinggi adalah partus lama dan CPD, dari faktor janin adalah fetal distress dan faktor non medis adalah permintaan sendiri.
Kata kunci: indikasi seksio sesarea
Tidak tersedia versi lain