Text
FAKTOR IBU SEBAGAI PENYEBAB KEJADIAN BBLR DI WILAYAH KECAMATAN TAKERAN TAHUN 2009
Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan populasi seluruh ibu bersalin di wilayah kecamatan takeran tahun 2009 yang memiliki BBLR. Sampel dalam penelitian ini adalah total populasi sebanyak 38 orang. Variabel dalam penelitian ini adalah faktor ibu sebagai penyebab kejadian BBLR, dengan sub variabel meliputi umur ibu, paritas, jarak kehamilan, riwayat BBLR, pekerjaan fisik ibu, status gizi ibu, kebiasaan ibu dan keluarga, masalah kesehatan yang menyertai kehamilan dan status ekonomi ibu. Pengumpulan data menggunakan Buku Register persalinan Puskesmas Takeran tahun 2009 dan kuesioner. Analisis data dengan statistik deskriptif dengan bentuk presentase. Penyajian data menggunakan diagram pie dan tabel distribusi frekuensi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa insiden BBLR sebesar 7,1% dan sebagian besar kejadian BBLR dialami oleh ibu umur 20-35 tahun (86,8%), primipara (50%), jarak kehamilan kurang dari 1 tahun (57,9%), ada riwayat BBLR (63,2%), pekerjaan fisik ibu berat (71,7%), KEK (65,8%), ibu yang tidak memiliki kebiasaan merokok dan minum-minuman beralkohol (100%), ibu dengan kebiasaan anggota keluarga lain merokok (100%), ada masalah kesehatan yang menyertai kehamilan BBLR (63,3%) serta tingkat pendapatan rendah (53%).
Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa faktor ibu sebagai penyebab kejadian BBLR adalah multifaktorial.
Kata kunci: faktor ibu, BBLR
Tidak tersedia versi lain