Text
HUBUNGAN ANTARA USIA, PARITAS IBU BERSALIN DENGAN NYERI PERSALINAN PADA KALA 1 FASE AKTIF
ABSTRAK
Intensitas nyeri dirasakan sangat berbeda-beda dan diperberat oleh beberapa faktor diantaranya usia dan paritas. Berdasarkan hasil studi pendahuluan di BPS Istiqomah pada bulan Maret 2012 didapatkan ibu bersalin yang mengalami nyeri persalinan berat yakni sebagian besar (62,50%) memiliki usia <20 tahun dan sebagian besar (53,33%) primipara. Oleh karena itu, judul penelitian ini adalah Hubungan antara Usia, Paritas dengan Nyeri Persalinan pada Kala I Fase Aktif. Dan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia, paritas dengan nyeri persalinan pada kala I fase aktif.
Jenis penelitian ini bersifat analitik. Berdasarkan waktu, menggunakan metode penelitian cross sectional. Populasinya seluruh ibu bersalin di BPS istiqomah Surabaya periode 11 Mei-8Juli 2012 berjumlah 75 orang. Sampel berjumlah 35 ibu bersalin kala I fase aktif persalinan. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara systematic random sampling. Variabel bebas adalah usia dan paritas, varibel tergantung adalah nyeri persalinan. Instrumen berupa lembar observasi. Analisis data menggunakan uji chi-square dari Pearson dengan tingkat kemaknaan α = 0,05 dan df = 2 dengan tabel kritis 5,99.Hasil penelitian didapatkan ibu bersalin yang mengalami nyeri persalinan berat hampir seluruhnya (83,34%) memiliki usia <20 tahun dan hampir seluruhnya (84,62%) primipara.
Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara usia, paritas dengan nyeri persalinan pada kala I fase aktif. Saran yang bisa diberikan peneliti yakni sebagai bahan masukan untuk meningkatkan konseling tentang penanganan nyeri persalinan dan mengadakan kelas ibu hamil mengenai teknik relaksasi sebelum menghadapi persalinan.
Kata kunci : Usia,Paritas, Nyeri Persalinan
Tidak tersedia versi lain