Text
Laporan Kasus Pada Ibu Nifas Dengan Anemia Di RSUD Dr. SOEROTO Ngawi
ABSTRAK
Laporan Kasus Pada Ibu Nifas Dengan Anemia Di Rumah Sakit RSUD Dr.
Soeroto Ngawi
Syifa Arde Syafiqah
P27824222052
Pendahuluan Indonesia ialah negara berkembang dengan prevalensi anemia
pada ibu nifas yang tinggi. Prevalensı kadar hemoglobin <11,0 gr/dl pada ibu nifas
usia 15-49 tahun di Indonesia sekitar 17-50%. Tujuan : Penelitian ini menerapkan
dan memperoleh gambaran umum berdasarkan Manajemen Asuhan Kebidanan
pada Ibu Nifas dengan Anemia dapat berhasil ditangani secara cepat dan tepat oleh
bidan dengan kolaborasi bersama dokter SpOG.
Metode Data dikumpulkan melalui proses anamnesis, pemeriksaan,
pengukuran, dan observasi berkala. Tidak diperlukan persetujuan etik formal
karena studi ini tidak melibatkan intervensi langsung terhadap pasien, serta
identitas telah disamarkan dan persetujuan tertulis diperoleh dari pasien secara
langsung melalui informed choice dan informed concent yang telah ditanda tangani
oleh pasien. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan laporan kasus,
dilakukan di ruang Nifas Wijaya Kusuma RSUD Dr. Soeroto Ngawi pada 16-17
April dan 22 April 2025. Subjek adalah seorang perempuan yang mengalami
anemia pada masa nifas yang dirawat selama 3 hari. Hasil:
Hasil laporan kasus selama periode observasi, ibu anemia pada masa nifas
dengan keluhan yang dialami ibu meliputi pusing, mata berkunang kunang, lemas,
nafsu makan berkurang, dan nyeri pada luka bekas operasi, belum bisa BAB, dan
dengan masalah psikologis karena terpisah dengan bayinya. Penanganan berhasil
dilakukan secara bertahap meliputi keluhan pusing dengan mengatur posisi dan
membatasi pengunjung, keluhan mual dan nafsu makan turun diatasi menganjurkan
ibu makan sedikit tapisering, nyeri luka bekas operasi dengan bedrest, istirahat, dan
relaksasi, belum bisa BAB dengan memberitahu ibu bahwa hal ini dampak dari efek
anestesi, dan gangguan psikologi dapat mempengaruhi proses produksi ASI serta
berusaha untuk menenangkan ibu. Hasil anemia sudah teratasi dengan diberikannya
transfusi darah 3 kolf PRC darah dan dapat meningkat sebanyak 2,9 gr/dl.
Simpulan : Asuhan kebidanan pada ibu nifas dengan anemia didasari dengan
metode laporan case report dapat diatasi dengan prosedur penanganan yang tepat
dan kerjasama antara tim medis dengan pasien sehingga masalah dapat segera
teratasi agar tidak menyebabkan risiko atau masalah yang lebih serius pada diri ibu
selama masa nifas berlangsung.
Kata kunci: Nifas, Anemi
Tidak tersedia versi lain