Text
Laporan Kasus Pada Ibu Bersalin Dengan Preeklamsi Di RSUD Dr. Soeroto, Ngawi
ABSTRAK
Pendahuluan: Di Indonesia penyebab prevalensi preeklamsia masih tinggi, penyebab kematian ibu nomor 1. Preeklampsia Berdampak pada janin, menyebabkan gangguan pertumbuhan intrauterin (IUGR), (BBLR), asfiksia neonatorum, dan kelahiran prematur, yang meningkatkan risiko disabilitas pada bayi. Tujuan: penulisan laporan kasus ini adalah untuk mendeskripsikan asuhan kebidanan persalinan terhadap kasus preeklampsia mulai dari pengkajian data subjektif, objektif, assesment, dan penatalaksanaan persalinan preeklampsia. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, pengkajian fisik, observasi langsung, studi dokumentasi rekam medis. Hasil penelitian dan pembahasan: Selama kunjungan 3 kali Hasil menunjukkan bahwa TD pasien yang awalnya 168/114 mmHg menjadi 120/80 mmHg, dan kecemasan berlebihan menghilang, Asuhan kebidanan yang diberikan meliputi pemantauan tekanan darah dan TTV secara ketat, pemberian (MgSO₄) pemberian obat antihipertensi, persalinan dari mulai pemberian OD sebanyak 2 flash gagal oleh karena pembukaan tidak bertambah selanjutnya persalinan secara SC. melibatkan tim kolaboratif dengan dr. spesialis. Selain itu, dilakukan edukasi pada ibu dan keluarga mengenai kondisi preeklamsia dan perawatan pasca persalinan. Simpulan: Persalinan dilakukan dengan SC indikasi OD gagal + PEB dengan hasil operasi berjalan lancar, tanpa perdarahan yang signifikan. Bayi lahir dalam kondisi hidup dengan (BBLR), pengetahuan ibu tentang asuhan nifas pasca SC indikasi PEB dan OD gagal, tentang kebutuhan nifas meliputi perawatan luka bekas SC, nutrisi, eliminasi, aktivitas, istirahat, perawatan BBL meliputi ASI eksklusif selama 6 bulan, perawatan tali pusat, salep mata, vit K, HB 0.
Kata kunci: preeklamsia, persalinan, studi kasus.
Tidak tersedia versi lain