Text
Laporan Kasus Pada Ibu Hamil Dengan Faktor Risiko Preeklamsi D Puskesmas Panekan Kabupaten Magetan
ABSTRAK
Nadia Tsabita Karimah
LAPORAN KASUS PADA IBU HAMIL DENGAN FAKTOR RISIKO PREEKLAMSI DI PUSKESMAS PANEKAN
Pendahuluan preeklamsi merupakan kasus komplikasi yang berkaitan pada problem kesehatan serta kematian pada ibu dan bayi maupun janin. Preeklamsi menjadi satu diantara masalah yang sering ditemui dalam ibu hamil secara umur kandungannya lebih dari 20 minggu. Tujuan; untuk mendeskripsikan laporan kasus pada ibu hamil dengan faktor risiko preeklamsi di Puskesmas Panekan Magetan Metode Laporan Tugas Akhir ini dengan Case Report tentang faktor risiko preeklamsi pada ibu hamil, dilakukan di Poli KIA Puskesmas Panekan selama 3 hari dengan selang waktu 7 hari setiap kunjungannya sejak tanggal 10-21 April 2025, subyek pada ibu hamil dengan preeklamsi serta melakukan pengumpulan data dengan metode wawancara, pengkajian fisik, dan observasi studi dokumen SOAP.
Pendekatan studi kasus manajemen asuhan kebidanan yang terdiri dari 2 Langkah varney yaitu : pengkajian dan implementasi.
Hasil ibu G1P00000, UK 35 minggu terdapat tanda gejala dari preeklamsi pasien mengeluhkan nyeri pada abdomen dibagian atas, kaki bengkak kanan kiri, tekanan darah normal 112/73 mmHg namun dari perhitungan MAP > 90 disertai dengan protein urine (+++). Penanganan dilakukan dengan kolaborasi dengan dokter dalam pemberian terapi aspilet, Fe, Paracetamol, serta memberikan edukasi mengenai perubahan pola kebiasaan sehari-hari seperti pola nutrisi dengan diet rendah garam guna menstabilkan tekanan darah, menurunkan kadar protein urine, dam anjuran untuk olahraga ringan seperti jalan-jalan dipagi hari untuk meregangkan otot yang dapat membantu dalam mengatasi edema pada kaki. Keadaan ibu membaik hingga cek laboratorium selanjutnya terdiagnosa protein urine(-), kaki tidak oedem, dan tekanan darah tetap stabil. Simpulan Ibu hamil dengan preeklamsi yang disertai dengan tanda gejala protein urine (+++), terdapat oedem pada kaki kanan dan kiri, tekanan darah normal namun perhitungan MAP>90mmHg ditangani dengan pemantauan keadaan lebih lanjut melalui pemberian terapi sesuai advice dokter yaitu Aspilet, Kalsium, Fe, dan Paracetamol serta diberikan edukasi yang sudah diberikan, keadaan ibu membaik hingga cek laboratorium selanjutnya terdiagnosa protein urine(-), kaki tidak oedem, dan tekanan darah tetap stabil. Saran untuk ibu hamil untuk tetap menjaga pola kebiasaan dalam keseharian yang sehat dan terkontrol.
Kata kunci : laporan kasus;ibu hamil; risiko preeklamsi.
Daftar bacaan: 5 buku (2015-2025)
Tidak tersedia versi lain