Text
Laporan Kasus Pada Ibu Peserta KB Implan Dengan Masalah Nyeri dan Bengkak Pada Tempat Pemasangan Di Puskesmas Kendal Tahun 2025
ABSTRAK
Enggar Dinda Setyoningrum
P27824222023
LAPORAN KASUS PADA IBU PESERTA KB IMPLAN DENGAN MASALAH
NYERI DAN BENGKAK PADA TEMPAT PEMASANGAN DI PUSKESMAS
KENDAL TAHUN 2025
Pendahuluan: Pertumbuhan penduduk yang pesat menjadi tantangan berat bagi
pembangunan negara di Indonesia. Pertumbuhan yang cepat ini dapat dijelaskan melalui
faktor utama yaitu angka kelahiran yang tinggi dan penurunan angka kematian yang
terjadi dengan cepat. Sebagai solusi pemerintah meluncurkan program KB yang bertujuan
sebagaimetode untukmengatur jumlah kelahiran serta jarak antara kelahiran anak. Tujuan:
Melaksanakan studi kasus pada Ibu peserta KB Implan dengan masalah nyeri dan bengkak
pada tempat pemasangan menggunakan pendekatan SOAP di puskesmas Kendal.
Metode: jenis laporan kasus menggunakan pendekatan SOAP yang terdiri dari :
pengumpulan data subjektif melalui wawancara, penggumpulan data objektif melalui
pemeriksaan fisik, analisa data dan penatalaksanaan diberikan sesuai SOP.
Hasil Penelitian dan Pembahasan : Studi kasus pada ibu peserta KB Implan dengan
masalah nyeri pada tempat pemasangan yang dilaksanakan selama 4 hari, ibu mengatakan
nyeri pada tempat pemasangan, dari hasil pemeriksaan data objektif keadaan ibu normal
pada tempat pemasangan tidak terdapat tanda-tanda infeksi, dari skor NRS skala nyeri
pada hari pertama 4 (nyeri sedang), hari kedua 4(nyeri sedang), hari ketiga 2(nyeri
ringan), dan hari keempat 0 (tidak nyeri). Penatalaksanaan dengan KIE berupa teknik
farmakologi berupa paracetamol dan teknik non farmakologi yaitu teknik kompres dingin
hasilnya nyeri berkurang dalam waktu 4 hari. Disimpulkan bahwa nyeri pada tempat
pemasangan merupakan efek sampung yang umum yang disebabkan oleh proses
penyisipan implan di bawah kulit lengan atass dan dapat berlangsung selama beberapa
hari setelah prosedur.
Simpulan : Masalah dapat teratasi dan nyerisudah tidak terasa dalam waktu 4 hari,
tidak ada komplikasi yang terjadi dalam keluhan yang dirasakan ibu. Hal ini menunjukkan
metode yang digunakan efektif untuk mengatasi masalah nyeri lengan setelah
pemasangan. Nyeri disimpulkan sebagaireaksi fisiologi akibat penyisipan batang kecil di
bawah kulit lengan atas menggunakan alat khusus. Pasien diberikan edukasi, pemberian
terapi farmakologi dan non farmakologi setelah 4 hari nyeri hilang dan keadaan ibu baik.
Kata Kunci : implan, pasca plasenta, skala nyeri, kontrasepsi jangka panjang.
Tidak tersedia versi lain