KTI
Laporan Kasus Pada Ibu Bersalin Dengan Ketuban Pecah Dini Di Ruang Bersalin RSUD Dr. SOEROTO Kabupaten Ngawi
ABSTRAK
Laporan Kasus Pada Ibu Bersalin Dengan Ketuban Pecah Dini Di Ruang Bersalin RSUD Dr. Soeroto Kabupaten Ngawi
Diah Ayu Pramesti
Prodi DIII Kebidanan Magetan Jurusan Kebidanan
Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Surabaya
Pendahuluan : Angka kejadian ketuban pecah dini di RSUD Dr. Soeroto Kabupaten Ngawi berdasarkan buku registrasi yaitu 19,7% dari 745 jumlah persalinan, kejadian ketuban pecah dini pada ibu bersalin dapat meningkatkan kesakitan dan kematian pada ibu serta bayi. Tujuan : Untuk menerapkan dan memperoleh gambaran umum manajemen asuhan kebidanan ibu bersalin pada Ny.E dengan ketuban pecah dini. Metode : Pendekatan laporan kasus manajemen asuhan kebidanan terdiri dari langkah SOAP yaitu : subjektif, objektif, analisa data, dan penatalaksanaan. Kunjungan yang dilakukan dalam kasus ini 1 kali pada saat ibu bersalin di ruang bersalin RSUD Dr. Soeroto Ngawi. Hasil penelitian dan pembahasan : Dari hasil pengkajian ibu merasakan mulas-mulas sejak pukul 13.00 WIB tanggal 21 Maret 2025 dan mengalami ketuban pecah dini pukul 01.00 tanggal 22 Maret 2025. Penatalaksanaan yang dilakukan pada kasus ketuban pecah dini yaitu melakukan kolaborasi dengan dokter spesialis obstetri dan gynekology untuk pemberian oksitosin drip. Simpulan : Kondisi awal saat ibu mengalami ketuban pecah dini ibu merasa cemas, setelah dilakukan asuhan dan tindakan kolaborasi dengan dokter spesialis obstetri dan gynekologi untuk pemberian oksitosin drip ibu dapat melakukan persalinan dengan aman dan lancar. Disarankan bagi ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan ANC rutin agar mengetahui sejak dini faktor yang dapat menyebabkan ketuban pecah dini.
Kata Kunci : bersalin ketuban pecah dini
Tidak tersedia versi lain