Text
Laporan Kasus Pada Balita Dengan Stunting Di Posyandu Klaten Puntukdoro, Puskesmas Plaosan Tahun 2025
ABSTRAK
Pendahuluan Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berpengaruh besar terhadap pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak, serta berkontribusi terhadap beban kesehatan masyarakat. Kasus ini terjadi pada balita berumur 22 bulan yang mengalami stunting, yang didokumentasikan melalui laporan kasus di Posyandu Klaten Puntukdoro, Puskesmas Plaosan. Tujuan dari laporan ini adalah untuk mendeskripsikan proses asuhan kebidanan dengan pendekatan SOAP serta menganalisis efektifitas intervensi tertentu terhadap perbaikan status gizi dan perkembangan balita yang mengalami stunting. Metode Jenis laporan ini adalah laporan kasus dengan rancangan deskriptif. Data dikumpulkan di Posyandu Klaten Puntukdoro selama periode April sampai Mei 2025 melalui wawancara mendalam, pengkajian fisik lengkap, observasi dokumentasi, serta catatan perkembangan anak secara rutin. Subjek kasus adalah balita berusia 22 bulan dengan stunting dan underwheight. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan pengkajian fisik secara head to toe, serta pengisian grafik pertumbuhan yang tersimpan dalam buku KIA dan rekam medis. Hasil Penelitian dan Pembahasan Berdasarkan asuhan selama 1 bulan dari pengkajian dan catatan perkembangan, ditemukan bahwa balita mengalami keterlambatan pertumbuhan yang berhubungan dengan asupan gizi yang tidak optimal dan faktor lingkungan. Intervensi yang dilakukan meliputi pemantauan pola makan, edukasi mengenai pola makan dan istirahat anak, stimulasi perkembangan anak sesuai usia, pemberian makanan bergizi seperti telur dan susu, serta kolaborasi dengan ahli gizi dan tenaga kesehatan lainnya. Setelah intervensi secara berkelanjutan, respon positif mulai tampak, dengan adanya peningkatan indikator pertumbuhan berat dan tinggi balita. Kolaborasi lintas sektor dan edukasi orang tua sangat berperan dalam keberhasilan intervensi, serta memastikan keberlanjutan pelaksanaan program gizi dan stimulasi yang optimal. Simpulan Laporan ini menegaskan bahwa pendekatan komprehensif, berkelanjutan, serta pelibatan aktif orang tua sangat penting dalam menurunkan angka stunting. Disarankan agar program intervensi dikembangkan lebih luas dengan peningkatan edukasi, penguatan jejaring layanan kesehatan, dan pemantauan berkala untuk mencapai target penurunan stunting secara nasional.
Kata Kunci : Balita, Stunting, Gizi kurang
Tidak tersedia versi lain