Text
Laporan Kasus Pada Masa Nifas Dengan Retensio Urine di RSUD Dr. SOEROTO, Ngawi
ABSTRAK
Laporan Kasus Pada Masa Nifas dengan Retensio Urin Di Ruang Nifas RSUD Dr. Soeroto Ngawi
Agustin Dwi Rahayu
Prodi D III Kebidanan Magetan Jurusan Kebidana Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Surabaya
Pendahuluan: Retensi urin pasca melahirkan merupakan ketidakmampuan untuk buang air kecil setelah melahirkan. Peregangan berlebihan pada kandung kemih dapat menimbulkan retensio urin pasca-persalinan persisten, kerusakan irreversible otot detrusor serta infeksi traktus urinarius berulang. Retensio urin pasca persalinan (RUPP) dapat menyebabkan atonia uteri dan infeksi saluran kencing. Tujuan: Penelitian menerapkan dan memperoleh gambaran umum manajemen Asuhan kebidanan Pada Ibu Nifas dengan Retensio Urine. Metode: Desain penelitian deskriftif dengan pendekatan case report Pendekatan laporan kasus dengan manajemen kebidanan SOAP berupa pengumpulan data subjektif dan objektif, assesment dan penatalaksanaan dilakukan di Ruang Nifas RSUD Dr. Soeroto Ngawi. Hasil Penelitian dan Pembahasan: Ibu nifas dengan keluhan 10 jam tidak dapat BAK spontan, kandung kemih penuh dan nyeri tekan perut bagian bawah. Ibu disimpulkan mengalami retensio urin, dilakukan bladder training dan pendampingan aplikasi bladder training. Retensio urin teratasi. Pendampingan aplikasi bladder training penting dilakukan karena dapat secara langsung mengetahui kebenaran praktik yang dilakukan oleh klien. Simpulan: Bladder training efektif dalam mengatasi retensio urin. Diharapkan edukasi yang diberikan oleh tenaga kesehatan ditambah dengan pendampingan langsung kepada klien akan jauh lebih efektif mengatasi retensio urin.
Kata Kunci : Ibu Nifas, Retensio Urine, Bladder Training
Tidak tersedia versi lain