Text
Laporan Kasus Pada Ibu Bersalin Dengan Ketuban Pecah Dini di Ruang Bersalin RSUD Dr. SOEROTO, Ngawi
ABSTRAK
Laporan Kasus Pada Ibu Bersalin dengan Ketuban Pecah Dini di RSUD dr Soeroto
Ngawi
Afnandya Darisyelma Sukadani
P27824222003
Pendahuluan Ketuban Pecah Dini (KPD) atau Ketuban Pecah Sebelum
Waktunya (KPSW) sering disebut dengan Premature Rupture of The Membrane
(PROM) didefinisikan sebagai pecahnya selaput ketuban sebelum waktunya
melahirkan. KPD merupakan salah satu permasalahan yang sering muncul pada ibu
bersalin dan dapat berdampak serius pada ibu dan bayi. Angka kejadian KPD di
RSUD dr. Soeroto Ngawi sebesar 4,42% pada Juli 2024-Maret 2025. Laporan
Kasus ini bertujuan untuk mendeskripsikan laporan kasus pada ibu bersalin dengan
KPD di RSUD dr Soeroto Ngawi.
Metode laporan kasus ini menggunakan jenis deskriptif dengan pendekatan
case report, laporan kasus di lakukan di RSUD dr Soeroto Ngawi pada 25 April
2025. Subjek penelitian yaitu ibu bersalin Ny. D dengan KPD, metode penumpulan
data menggunakan teknik wawancara, pengkajian fisik, dan observasi studi
dokumen asuhan kebidanan.
Hasil dan pembahasan pada data subyektif ibu mengatakan kontraksi
disertai ketuban pecah diperkuat dengan data obyektif tampak keluar cairan ketuban
jernih. Penanganan dilakukan induksi persalinan dengan oksitosin drip tanpa
pemberian antibiotik. Kontraksi pada ibu adekuat dan tidak terjadi partus lama pada
ibu. Bayi lahir prematur, menangis kuat, gerak aktif.
Kesimpulan setelah dilakukan asuhan pada persalinan dengan KPD melalui
induksi persalinan berupa oksitosin drip bayi lahir spontan tanpa komplikasi pada
ibu maupun bayi.
Kata kunci: Ibu Bersalin, KPD, Faktor Risiko
Tidak tersedia versi lain