Text
ASUHAN KEBIDANAN PADA NY.
SINOPSIS
Setiap wanita akan mengalami suatu rangkaian proses kehamilan,
persalinan, nifas, perawatan neonatus dan pemilihan metode KB yang merupakan suatu mata rantai berkesinambungan dengan kesehatan ibu dan anak. Bidan berperan memberikan asuhan kebidanan yang berkelanjutan yang bertujuan membantu mendeteksi kemungkinan timbulnya komplikasi yang menyertai ibu dan bayi pada rangkaian proses tersebut.
Asuhan kebidanan berkesinambungan pada Ny. “AN” usia 29 tahun mulai
tanggal 09 April 2018 sampai 21 Juni 2018 yaitu saat usia kehamilan 35-36 minggu, melakukan pemeriksaan kehamilan sebanyak 9 kali dengan pembagian 5x dengan bidan dan 4 kali dengan penulis. Pada trimester III mengeluh sesak dan kram kaki, setelah diberikan asuhan gerakan relaksasi ibu dapat beradaptasi. Proses persalinan ibu pada tanggal 07 Mei 2018 pukul 00.00 WIB di Puskesmas Plaosan, pada kala I mengalami percepatan pada fase aktif deselerasi dari pembukaan 9 ke pembukaan 10. Bayi lahir cukup bulan, langsung menangis, gerak aktif, perempuan, tanggal 07 Mei 2018 pukul 00.26 WIB, berat bayi lahir 2400 gram, panjang badan 48 cm, perempuan, bayi berat lahir rendah sesuai masa kehamilan, plasenta lahir spontan lengkap, perdarahan normal, laserasi jalan lahir derajat II dijahit dalam jelujur dan jahit luar subcutis tidak ada perdarahan. Bayi
tidak dirujuk karena tidak ada komplikasi. Masa nifas normal, laktasi, involusi, lokhea dan psikologis normal. Kunjungan 12 jam pascasalin mengeluh nyeri pada luka jahitan dan setelah diberikan perawatan ibu dapat beradaptasi. Kunjungan II dan III tidak ada masalah. Bayi Ny. “AN” sehat, mengalami masalah Milliariasis pada usia 28 hari dan teratasi setelah dirawat. Ibu memilih metode kontrasepsi pantang berkala.
Setelah dilakukan asuhan kebidanan, pengetahuan ibu bertambah tentang
perawatan selama hamil, nifas, neonatus dan KB. Ibu melaksanakan nasehat yang diberikan, hal ini terbukti masalah pada ibu dan bayi teratasi. Secara keseluruhan tidak ada komplikasi yang terjadi selama masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus serta tidak ada kontraindikasi KB pantang berkala.
Diharapkan pasien dapat berperan aktif dalam pemenuhan kebutuhan dasar dan kondisi ibu pada masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus dan KB dengan menggunakan buku kesehatan ibu dan anak, menggunakan metode kontrasepsi sesuai dengan usia serta tetap menjaga komunikasi dengan petugas kesehatan. Untuk bidan Puskesmas, bidan desa diharapkan tetap menajga kualitas pelayanan, bagi institusi pendidikan dapat digunakan sebagai tambahan referensi asuhan
kebidanan secara berkesinambungan. Bagi penulis, diharapkan dapat terus
menerapkan manajemen asuhan kebidanan secara berkesinambungan, mengikuti kemajuan dan perkembangan dibidang kesehatan untuk menurunkan angka angka resiko dan komplikasi.
Tidak tersedia versi lain