Text
ASUHAN KEBIDANAN HAMIL TRIMESTER III, BERSALIN, NIFAS, NEONATUS, DAN PEMAKAIAN KB PASCA SALIN DI BPM NY.
SINOPSISKehamilan, persalinan dan nifas merupakan proses alamiah, yang artinya setiap perubahan pada wanita selama hamil, bersalin dan nifas bersifat fisiologis. Keadaan alamiah ini dapat berubah menjadi patologis apabila tidak dilakukan asuhan secara berkesinambungan dan berkualitas. Komplikasi yang terjadi tidak dapat diprediksi kapan akan terjadi, oleh karena itu perlu dilakukan asuhan secara continuity of care untuk deteksi dini risiko tinggi dan komplikasi. Standar kunjungan antenatal minimal 4 kali dalam kehamilan, pengawasan persalinan menggunakan lembar partograf, kunjungan nifas minimal 4 kali, kunjungan neonatus minimal 3 kali dan penggunaan KB pasca salin.
Asuhan kebidanan secara continuity of care diberikan pada Ny.“S” dengan diagnosa GIIP10001 usia kehamilan 36-37 minggu, tunggal, hidup, intra uterin, situs bujur, habitus fleksi, puka, presentasi kepala, sudah masuk PAP, kesan panggul normal, SPR 6, kehamilan resiko tinggi, keadaan umum ibu dan janin baik. Bersalin normal pada usia kehamilan 39-40 minggu di BPM Bidan “S” Selotinatah, Magetan. Kala 1 berlangsung 4 jam, kala II berlangsung 15 menit, kala III berlangsung 11 menit dan kala IV 2 jam. Bayi lahir langsung menangis, bergerak aktif, AS 8-9, dilakukan IMD. Pertolongan persalinan sesuai dengan APN, kala III dengan manejemen aktif kala III dan pengawasan kala IV sesuai dengan teori.
Bayi lahir cukup bulan normal, dengan berat 2900 gram, panjang 47 cm, dilakukan IMD selama 1 jam, bayi mendapat salep mata, dan injeksi vitamin K 1 mg pada 1 jam pasca lahir. Pemberian Hb 0 pada 8 jam pasca lahir. Bayi dapat BAB dan BAK spontan pada 24 jam pertama kelahiran. Kunjungan neonatus dilakukan sebanyak 4 kali yaitu pada usia 8 jam, 6 hari, 14 hari dan 28 hari. Pada usia 28 hari dikunjungi dan dilakukan pemeriksaan pertumbuhan dan perkembangan menggunakan Denver II. Hasilnya pertumbuhan daan perkembangan sesuai usia. Bayi telah mendapatkan imunisasi BCG dan Polio 1. Kunjungan nifas tidak ada keluhan, ibu mampu berdaptasi dengan peran barunya. Kunjungan hari ke 42 ibu memilih menggunakan KB suntik 3 bulanan.
Hasil evaluasi menunjukkan bahwa setelah dilakukan pemberian asuhan kebidanan pengetahuan ibu mengenai perawatan kehamilan, persalinan, nifas, neonatus dan KB pascasalin bertambah. Masalah yang muncul dapat teratasi. Ibu melaksanakan semua anjuran bidan.
Setelah diberikan asuhan kebidanan secara continuity of care dapat disimpulkan bahwa seluruh proses yang dilalui Ny. “S” normal. Diharapkan bagi pasien, keluarga dan masyarakat mau berperan aktif dalam pelayanan kebidanan. Institusi pendidikan kebidanan, mahasiswa kebidanan dan bidan diharapkan dapat menerapkan manajemen asuhan kebidanan secara continuity of care. Sehingga pelayanan yang diberikan berkesinambungan dan berkualitas.
Tidak tersedia versi lain