Text
ASUHAN KEBIDANAN PADA NY “A” MASA KEHAMILAN TRIMESTER III, BERSALIN, NIFAS, NEONATUS DAN KB PASCASALIN DI BPM NY “S” KEC. PANEKAN, KAB. MAGETAN
SINOPSIS
Proses kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, dan nifas merupakan serangkaian proses fisiologis yang dialami oleh sebagian besar wanita, namun kondisi tersebut tidak selamanya fisiologis tetapi dapat berubah menjadi patologis. Untuk mencapai harapan maka dilakukan asuhan kebidanan secara continuity of care untuk mendeteksi adanya masalah/risiko pada masa kehamilan hingga pemilihan alat kontrasepsi pascasalin dengan pendekatan manajemen kebidanan berdasarkan asuhan kebidanan dalam Kemenkes RI tahun 2011.
Asuhan kebidanan yang dilaksanakan pada Ny. “A” usia 32 tahun GIP00000 mulai trimester III usia kehamilan 33 sampai 40 minggu, ibu telah dilakukakan pemeriksaan ANC sebanyak 7x. Masalah yang muncul adalah edema dependen. Pada tanggal 17062017, pukul. 05.25 WIB; ibu dinyatakan inpartu. Pukul. 11.25 WIB; bayi lahir spontan, belakang kepala, lakilaki, langsung menangis, bergerak aktif, BB lahir: 3700g, PB: 50cm, LK: 33cm, dilakukan IMD ±1 jam, pada usia 2 jam timbul caput succedaneum dan hilang pada usia 27 hari. Plasenta lahir spontan dan lengkap, ada laserasi bekas episiotomi derajat 2, dilakukan heacthing. Pada 2 jam postpartum dilakukan pemeriksaan hasilnya normal. Masa nifas dilakukan kunjungan sebanyak 4x, kunjungan 6 jam postpartum sampai hari ke-42 tidak ada keluhan. Bayi mengalami ikterik fisiologis pada usia 5 hari, pada usia 27 hari dilakukan pemeriksaan perkembangan, hasilnya normal, sudah mendapatkan imunisasi BCG dan Polio 1. Ibu menjadi akseptor KB MAL, setelah 50 hari pascasalin ibu dan suami memilih menggunakan metode KB kondom.
Pelaksanaan asuhan kebidanan sudah disesuaikan dengan perencanaan berdasarkan kondisi, masalah dan kebutuhan ibu. Tahap evaluasi menunjukkan setelah dilakukan asuhan pengetahuan ibu bertambah. Ibu dapat melaksanakan asuhan secara mandiri sehingga masalah yang timbul dapat teratasi.
Setelah dilakukan asuhan kebidanan secara continuity of care pada Ny.”A”, dapat disimpulkan masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus, dan KB berjalan normal walaupun terdapat masalah namun tidak terjadi komplikasi karena diberikan intervensi yang cepat dan tepat. Diharapkan bagi ibu dan keluarga mampu memenuhi kebutuhan kesehatan secara mandiri serta bidan dapat meningkatkan penerapan asuhan secara continuity of care sehingga pelayanan kebidanan komprehensif dan berkualitas dapat diwujudkan.
Tidak tersedia versi lain